Home » Peristiwa » Nasional

TNI AL Bakal Terima Dua Kapal Perusak Lagi

print this page Rabu, 10/1/2018 | 20:15

Peresmian KRI I Gusti Ngurah Rai. FOTO: Puspen TNI

RILIS.ID, Denpasar— Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, akan ada dua kapal lagi yang akan menyusul Kapal Perang RI (KRI) I Gusti Ngurah Rai 332. Dua lainnya, termasuk KRI I Gusti Ngurah Rai 332, merupakan bagian dari proyek Kapal Perusak Kawal Rudal (Ship Integrated Geometrical Modularity Approach/SIGMA).

"Kalau kita bicara ideal, masih kurang banyak. Tetapi, kita bicarakan berdasarkan Minimum Esensial Force (MEF). Sehingga, apa yang kita harapkan nantinya dalam renstra (rencana strategis) kedua yang harus dipenuhi adalah empat KRI akan segera kita realisasikan secara bertahap," ujarnya sela peresmian KRI I Gusti Ngurah Rai 332 di Dermaga Timur Benoa, Denpasar, Bali, Rabu (10/1/2018). 

Proyek empat kapal PKR tersebut merupakan kerja sama antara PT PAL Indonesia dengan perusahaan asal Belanda, Damen Schelde Naval Ship Building (DSNS). KRI kedua diberi nama I Gusti Ngurah Rai dengan harapan membangkitkan semangat patriotisme dan nasionalisme bagi seluruh prajurit, khususnya TNI AL.

"I Gusti Ngurah Rai adalah pahlawan nasional, salah satu putra terbaik di Pulau Bali yang sangat besar jasanya dalam memperjuangkan pembebasan Pulau Bali dari cengkraman penjajah Belanda. Berkat jasa dan perjuangan Beliau, Pulau Bali dapat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi menjadi bagian integral NKRI," bebernya.

Hadi menambahkan, secara geopolitik dan geostrategi, wilayah laut nasional bukan sekadar menyempurnakan nilai strategis dan posisi Indonesia. Namun, juga posisi kawasan Asia Tenggara di mata dunia internasional. Sehingga, menjadikan Indonesia kian terbuka dan dapat dimasuki dari berbagai penjuru.

"Tantangan tugas ke depan tidak semakin ringan. Terlebih, lagi bila dihubungkan dengan geostrategi dan geoekonomi kawasan Pasifik yang semakin dinamis," pungkasnya dalam siaran pers yang diterima rilis.id di Jakarta, baru-baru ini.

Penulis Zulhamdi Yahmin
Editor Fatah Sidik

Tags:

TNITNI ALHadi TjahjantoKRI I Gusti Ngurah Rai