logo rilis
TNI AD Sampaikan Hasil Investigasi Kecelakaan Alutsista
Kontributor

21 Maret 2018, 09:26 WIB
TNI AD Sampaikan Hasil Investigasi Kecelakaan Alutsista
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— TNI Angkatan Darat akan memaparkan hasil investigasi kecelakaan tenggelamnya Tank M 113 di Sungai Bogowonto Purworejo, dan kapal motor cepat (KMC) Komando AD-16-05 milik Kodam Jaya tenggelam di perairan Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

"Tim investigasi akan menyampaikan hasilnya pada Rabu siang ini," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, ketika dikonfirmasi, di Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Menurut dia, tim akan memaparkan investigasinya pada siang ini sekitar pukul 13.00 WIB di Kartika Media Centre Dispenad, Jalan Abdurahman Saleh 1 No 48 Jakarta Pusat.

"Saya tidak bisa menyampaikan hasilnya sekarang karena yang akan menyampaikan tim investigasi. Saya akan hadir dalam konferensi pers tersebut," ujarnya.

Diketahui, kecelakaan Tank di Purworejo itu menewaskan satu prajurit TNI AD Pratu Randi dan Kepala Sekolah PAUD Ananda, Iswandari. Mereka berdua tewas karena terseret arus dari Sungai Bogowonto.

Kepala Penerangan Kostrad, Letkol Inf Putra Widyawinaya sebelumnya mengatakan, kejadian naas tersebut bermula ketika dilaksanakan kegiatan outbond yang diikuti siswa TP dan PAUD dari sejumlah wilayah di Purworejo.

Dalam kegiatan itu, lanjut dia, salah satunya dilaksanakan keliling asrama markas Yonif Mekanis Raider dengan menggunakan kendaraan tempur.

"Saat melaksanakan pengenalan lingkungan dengan menggunakan kendaraan tempur ini terjadi kecelakaan yang tidak diperkirakan," katanya.

Ia menjelaskan saat kejadian, tank yang ditumpangi anak-anak itu melintas di sungai yang berpasir.

Menurut dia, diduga karena dasar sungai yang tidak kokoh menyebabkan kendaraan tempur tersebut miring dan terperosok. Sementara para penumpang yang berada di atasnya sebagian jatuh ke sungai hingga terbawa derasnya aliran.

"Dua korban tidak terselamatkan, Pratu Randi Suryadi dan Kepala Sekolah PAUD Ananda, Iswandari," katanya.

Sementara untuk kapal KMC Komando milik Kodam Jaya tenggelam di Pulau Seribu ketika dalam rangka melaksanakan bakti sosial, namun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi, mengatakan kapal yang tenggelam itu mengangkut personel tim pendahulu yang bertugas menyiapkan perlengkapan dan kesiapan kegiatan Bhakti Sosial TNI di Kepulauan Seribu.

Kecelakaan tersebut, menurut dia, tidak menimbulkan korban karena semua personel berhasil dievakuasi ke KMC AD-04-15 dekat Pulau Pari di Kepulauan Seribu.


 

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID