logo rilis

Titik Rawan Kecelakaan dan Kemacetan di Kulon Progo
Kontributor

09 Juni 2018, 12:46 WIB
Titik Rawan Kecelakaan dan Kemacetan di Kulon Progo
Ilustrasi kemacetan lalu lintas di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Kulon Progo— Pemudik yang melintasi Yogyakarta diminta, mewaspadai titik rawan kecelakaan dan kepadatan kendaraan. Di antaranya, sepanjang Jalan Raya Yogyakarta-Purworejo.

Sepanjang jalan itu, kata Kapolres Kulon Progo, AKBP Anggara Nasution, ada tiga titik rawan kecelakaan. Yakni, Jalan Yogyakarta-Wates Kilometer 19-20 di Desa Sukoreno (Sentolo), Jalan Wates-Purworejo Kilometer 8 di Desa Sindutan (Temon), serta Jalan Daendels di Desa Karangwuni (Wates).

"Di Sukoreno, jalannya sangat menikung dan biasanya pengemudi mengendarai kendaraan sangat kencang. Kemudian Jalan Daendels dan jalan nasional (Wates-Purworejo) rawan, karena jalurnya yang lurus dan pengendara mulai masuk titik jenuh," ujarnya di Kulon Progo, Sabtu (9/6/2018).

Sedangkan jalur rawan kepadatan di Kulon Progo, terdapat di tiga titik. Perinciannya, simpang empat Ngelo Kecamatan Sentolo, simpang tiga Terminal Wates Kecamatan Wates, serta simpang tiga Congot Kecamatan Temon.

"Kami sudah menempatkan pos pengamanan di titik kemacetan. Sehingga, kalau ada kepadatan atau kemacetan arus lalu lintas, langsung diurai petugas," jelas Anggara.

Kasat Lantas Polres Kulon Progo, AKP Maryanto, menambahkan, pihaknya bakal memantau progres perbaikan kualitas jalan di ruas jalur utama dan alternatif. Misalnya, jalan layang Ngelo yang belum dilengkapi lampu penerangan jalan umum (LPJU).

Rambu-rambu dan rontek imbauan, juga dipasang sejak 5 Juni. "Di jalur utama maupun jalur alternatif," tukasnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)