logo rilis
Tim Penyelidik Senjata Kimia Tertahan Memasuki Douma, Suriah
Kontributor
Syahrain F.
18 April 2018, 16:55 WIB
Tim Penyelidik Senjata Kimia Tertahan Memasuki Douma, Suriah
Pekerja medis di pinggiran kota Damaskus memegang poster berisi pesan kecaman terhadap rezim Bashar al-Assad yang menyerang warga sipil di Khan Syaikhoun dengan bom kimia pada 2017 lalu. FOTO: Getty Images/Sameer al-Doumy

RILIS.ID, Washington— Amerika Serikat (AS) tidak dapat mengkonfirmasi secara independen bahwa tim penyelidik mereka telah sampai di lokasi yang diserang rezim Bashar al-Assad menggunakan bahan kimia, di distrik Douma, Ghouta Timur.

"Kami tahu bahwa media pemerintah Suriah sebelumnya melaporkan bahwa tim telah memasuki Douma, namun menurut sumber tepercaya kami, tim penyelidik belum dapat masuk ke Douma--setidaknya hingga saat ini," jelas juru bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert dalam konferensi persnya, kemarin (17/4/2018), melansir Anadolu Agency.

Nauert mengatakan, tujuan rezim Suriah dan Rusia adalah untuk menghilangkan bukti penggunaan senjata kimia dalam serangan itu.

Menurut dia, semakin lama penyelidikan oleh staf Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) tertunda, maka bukti-bukti di lapangan akan semakin sulit didapatkan.

Meskipun kurang bukti, Nauert menegaskan, pihaknya memiliki informasi kuat mengenai penggunaan gas klorin dan saraf dalam serangan tersebut. "Amerika Serikat terus meninjau semua informasi itu," tambah dia.

Menurut badan pertahanan sipil Suriah White Helmets, awal bulan ini pasukan rezim Bashar al-Assad menyerang Douma di Ghouta Timur menggunakan gas kimia beracun yang menewaskan sedikitnya 78 warga sipil.

Pasca serangan itu, AS, Inggris, dan Prancis bersama-sama melancarkan serangan ke sejumlah aset milik rezim Assad pada Sabtu (14/4) pagi.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jospeh Dunford menjelaskan, serangan itu menargetkan pusat komando, pusat penelitian dan gudang senjata kimia rezim Assad yang terletak di barat Homs.

 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)