logo rilis
Tim Hukum PDIP Datangi Kantor KPK Lama, Wayan: Mau Melapor ke Dewan Pengawas
Kontributor
Tari Oktaviani
16 Januari 2020, 18:11 WIB
Tim Hukum PDIP Datangi Kantor KPK Lama, Wayan: Mau Melapor ke Dewan Pengawas
Gedung KPK. RILIS.ID/Ridwan

RILIS.ID, Jakarta— Usai menemui komisioner KPU, Tim hukum PDI Perjuangan juga ingin menemui dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka pun menyambangi gedung Pusat Edukasi Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau gedung KPK lama di Kuningan, Jakarta. 

Pimpinan tim hukum PDIP, I Wayan Sudirtw menyebut kedatangannya untuk melaporkan sesuatu ke dewan pengawas KPK. Namun tidak dijelaskan secara gamblang apa maksud laporan tersebut.

"Mau melapor ke Dewan Pengawas," kata anggota tim hukum PDIP I Wayan Sudirta, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Tim hukum PDIP kemudian langsung menuju petugas resepsionis yang berjaga. Namun, petugas resepsionis KPK menanyakan terlebih dahulu kepada tim hukum PDIP perihal apakah sudah membuat perjanjian sebelumnya.

Wayan pun kemudian dengan nada tegasnya mengatakan hanya ingin bertemu dewan pengawas KPK. Namun ia akan menggarisbawahi jika memang ada penolakan.

"Tidak, sampaikan saja, kalau kamu tidak menyampaikan. Nanti kamu bermasalah. Sampaikan saja, kalau dewas yang menolak. Kita catat dewas yang menolak," ujar Wayan Sudirta.

Usai mengonfirmasi kepada sekretaris dewan pengawas KPK bahwa belum ada janji yang dibuat sebelumnya maka resepsionis pun mengatakan bahwa memang tidak bisa bertemu.

Mendengar itu, Wayan pun tampak geram. "Jadi, tidak mau menerima?" kata Wayan Sudirta.

Sebelumnya diketahui pada Rabu (15/1) malam, DPP PDI Perjuangan membentuk tim hukum untuk menghadapi isu kasus dugaan suap pengurusan penetapan calon anggota legislatif (caleg) terpilih yang menjerat Harun Masiku dan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan.

Pembentukan tim hukum itu diumumkan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan Yasonna Laoly di Kantor DPP PDI Perjuangan.

Tim hukum itu dipimpin oleh I Wayan Sudirta dengan anggota salah satunya Maqdir Ismail.

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID