logo rilis
Tiga Lembaga Bilang Ekonomi Baik, Pengamat: Biar Pasar Enggak Buyar
Kontributor
Nailin In Saroh
31 Mei 2018, 19:31 WIB
Tiga Lembaga Bilang Ekonomi Baik, Pengamat: Biar Pasar Enggak Buyar
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian bersama Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada Senin (28/5) lalu menerbitkan keterangan pers bersama (KPB) terkait koordinasi dan bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas perekonomian. Konferensi pers itu menyebut kondisi ekonomi Indonesia masih cukup baik dan kuat. 

Peneliti dari The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Rusli Abdullah menilai, munculnya tiga lembaga di muka publik secara bersama salah satunya untuk memengaruhi psikologis ekonomi.

Menurutnya, mereka kompak memberikan informasi positif dan ingin menunjukkan ke pasar bahwa tiga lembaga tersebut bersinergi dengan baik. 

"Kalau negatif kan pasti buyar pasarnya. Juga menunjukkan kita (tiga lembaga itu, red) kompak, ekonomi masih dalam kondisi oke," ujar Rusli saat dihubungi di Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Selain itu, kekompakan tiga lembaga ini dilakukan untuk menjamin investor bahwa ekonomi Indonesia masih dalam kondisi baik. Apalagi, menjelang tahun politik. 

"Betul. Tampil bareng menunjukkan investasi di Indonesia terjamin," katanya.

Kendati demikian, menurut Rusli, fundamental ekonomi nasional memang tengah melemah, terutama daya beli masyarakat.

"Karena masih belum stabil, daya beli dalam negeri melemah trennya menurun, tapi diselamatkan dengan THR, gaji ke-13," tandasnya.

Editor: Eroby JF


500
komentar (0)