logo rilis
Tidak Netral di Pilgub 2018, ASN Jatim Bisa Dipecat
Kontributor
Budi Prasetyo
18 April 2018, 12:45 WIB
Tidak Netral di Pilgub 2018, ASN Jatim Bisa Dipecat
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Surabaya— Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta agar birokrat Pemerintah Provinsi Jawa Timur netral dan tidak terlibat dukung mendukung kandidat Pemilihan Gubernur Jatim 2018. Jika terbukti melanggar, mereka akan diberikan sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya.

“Ini penting, tolong laporkan kalau ada PNS pemprov yang tidak netral dan terlibat dukung mendukung calon gubernur. Gubernur akan menegakkan aturan terhadap ASN di politik dalam rangka reformasi birokrasi,” tegas Soekarwo pada Rabu (18/4/2018).

Sesuai dengan instruksi Kementerian Pendayagunaan Aparatur nEgara dan Reformasi Birokrasi (PAN/RB), kata Soekarwo, ada sanksi tegas kalau ada ASN yang ketahuan berpihak di pilkada. “Kalau dia ketahuan akan diperingatkan sampai dipecat,” ucap pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini.

Pakde memimta bantuan kepada masyarakat dan media untuk melaporkan bila sampai ada kepala SKPD pemprov Jatim yang berpihak. “Beritahu saya, nanti pasti saya tegakkan hukumnya. Bukan perkara siapa (cagub) yang menang. Tapi hukum harus ditegakkan dengan baik,” tegasnya lagi.

Soekarwo memerintahkan Edi Santoso Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim untuk memantau semua akun medsos baik itu Facebook, Twitter, Whatsapp milik para ASN. Baik itu Kepala Dinas, Kepala Bidang, dan semua ASN. “Tadi pagi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika sudah saya telepon agar mengumpulkan data IT terhadpa semua medsos milik AsN,” terangnya.

Editor: Elvi R


500
komentar (0)