logo rilis

Tidak Hanya Jalan, Ini Program Prioritas PUPR Tahun Ini
Kontributor
Elvi R
27 April 2018, 10:26 WIB
Tidak Hanya Jalan, Ini Program Prioritas PUPR Tahun Ini
Salah satu program pemeliharaan jembatan. FOTO: Humas PUPR

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam pelayanan infrastruktur jalan tidak hanya membangun jalan baru namun juga melakukan pemeliharaan (preservasi) terhadap jalan dan jembatan nasional.

"Kami akan menjaga kondisi jaringan jalan nasional agar tetap memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Jalur utama logistik menjadi prioritas," kata Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto, di Jakarta, Jumat (27/4/2018). 

Kegiatan pemeliharaan dilakukan baik rutin, berkala maupun rekonstruksi. Preservasi dilakukan terhadap 46.812 kilometer jalan dan terhadap jembatan sepanjang 495.698 meter. 

Pada 2018, Kementerian PUPR mengalokasikan 57 persen dari Rp41,6 triliun anggaran di Direktorat Jenderal Bina Marga untuk pemeliharaan jalan dan jembatan. Selain melakukan preservasi, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga juga melakukan banyak pembangunan jalan baru. 

Pada 2018, Ditjen Bina Marga akan membangun jalan baru sepanjang 829 kilometer dengan rincian Jalan Ruas Pantai Selatan Jawa, Jalan Perbatasan Kalimantan, Jalan Perbatasan NTT, Jalan Perbatasan Papua serta Jalan Trans Papua. 

“Pembangunan jalan baru difokuskan pada jaringan jalan lintas strategis proritas seperti lintas perbatasan, pantai selatan Jawa dan Trans Papua agar dapat tersambung pada akhir 2019,” ujar Arie Setiadi Moerwanto. 

Pembangunan jalan tol sepanjang total 33 kilometer yang menjadi porsi pemerintah yang berada di ruas tol Cisumdawu Phase II, Tol Solo hingga Kertasono, Tol Balikpapan hingga Samarinda, Dan Tol Manado hingga Bitung.

Untuk mengurai kepadatan di perkotaan, Ditjen Bina Marga membangun fly over, underpass atau terowongan dengan total panjang 2.420 meter di beberapa titik, di antaranya underpass Katamso di Medan, Fly Over Keramasan di Palembang, Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai di Denpasar.

Pembangunan jembatan 2018 ditargetkan sepanjang 15.372 meter termasuk jembatan gantung yang menghubungkan antar desa. Jembatan Gantung yang akan dibangun diantaranya adalah 4 jembatan Kabupaten Asmat yakni di Kampung Baru Syuru Distrik Agats (72 meter), Kampung Yerfum, Distrik Der Koumor (84 meter), Kampung Hainam, Distrik Pantai Kasuari (120 meter), dan Sawaerma (150 meter). 

"Langkah yang ditempuh agar prioritas pembangunan di 2018 dapat berjalan baik adalah dengan menyederhanakan paket pekerjaan dan kembali melakukan lelang dini supaya anggaran akuntabel, efektif dan efisien," ungkapnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)