logo rilis

Tetap Hemat, Ini 4 Trik Siasati Pengeluaran saat Ramadan 
Kontributor
Ibrahim
10 Mei 2018, 23:50 WIB
Tetap Hemat, Ini 4 Trik Siasati Pengeluaran saat Ramadan 

RILIS.ID, Jakarta— Umat Islam di seluruh dunia akan segera memasuki bulan istimewa, yaitu Ramadan. Di Indonesia, kedatangan bulan puasa selalu disambut meriah dengan berbagai tradisi khas nusantara. 

Salah satunya tampak melalui kehadiran menu-menu tajil berbuka puasa yang meriah. Inilah yang menjadi salah satu sebab mengapa di bulan puasa, harga komoditas melonjak naik sehingga inflasi langsung menggerus kemampuan finansial.

Namun, walau sudah menjadi kelaziman apabila pengeluaran keuangan di Bulan Suci Ramadan dan lebaran di Indonesia meningkat, bukan berarti Anda tidak memiliki peluang untuk sedikit berhemat. 

Simak beberapa trik berhemat saat Ramadan dari HaloMoney.co.id sebagai berikut:

1. Buatlah pos anggaran

Bulan puasa Ramadan dan kehadiran lebaran adalah bulan perayaan yang memang membutuhkan banyak biaya. Itulah mengapa ada Tunjangan Hari Raya (THR), yang tak lain dimaksudkan untuk mendukung pengeluaran di musim perayaan alias festive seasons ini. 

Supaya pengeluaran finansial tetap terarah, buatlah pos-pos anggaran besar. Misalnya, pos kebutuhan khusus Ramadan terdiri atas, pos konsumsi rutin rumahtangga, pos buka puasa di luar rumah. 

Pos kebutuhan lebaran mulai dari belanja bingkisan lebaran, kue lebaran, baju lebaran. Kemudian, pos pembayaran zakat mal tahunan bila Anda sudah terkena kewajiban ini, dan terakhir pos mudik apabila Anda memang harus mudik tahun ini.

Tulislah pos-pos pengeluaran seputar bulan puasa dan Lebaran itu berikut perkiraan kebutuhan anggaran dan sumber anggaran. Berusahalah mematuhi belanja sesuai anggaran yang tersedia. 

Dengan berbekal catatan rencana anggaran seperti ini, Anda akan lebih awas dalam berbelanja sehingga menutup kemungkinan belanja impulsif di luar rencana.

2. Manfaatkan promo kartu kredit

Bulan puasa dan Lebaran adalah masa panen bagi para peritel. Maka itu, para peritel pun tidak mau kalah memberikan tawaran-tawaran menarik bagi para konsumen. 

Misalnya, melalui promo dan diskon harga spesial, termasuk promo bila bertransaksi memakai kartu kredit. 

Anda bisa menghemat pengeluaran melalui promo-promo tersebut sehingga bisa mendapatkan penawaran dengan harga terbaik. Sebagai contoh, promo kartu kredit untuk pembelian tiket mudik bisa membantu Anda mendapatkan harga lebih hemat. 

Promo kartu kredit untuk berbelanja di supermarket (groceries shopping), promo kartu kredit untuk berbelanja produk fashion bisa Anda optimalkan ketika berbelanja baju lebaran. Begitu juga promo transaksi makan (dining) dari kartu kredit dapat Anda manfaatkan ketika menggelar acara buka puasa bersama teman atau keluarga.

3. Gunakan THR dengan bijak

Biasanya, dua pekan sebelum hari raya, tunjangan hari raya alias THR sudah bisa didapatkan oleh para pekerja. Manfaatkan THR ini dengan optimal dengan membagi peruntukannya menjadi tiga bagian besar. 

Yaitu, pos konsumsi seputar lebaran sesuai namanya yaitu tunjangan hari raya, termasuk untuk biaya mudik bila Anda memang pulang kampung. Untuk pos ini Anda bisa mengambil porsi 60 persen dari THR. 

Lalu, 30 persen dari THR bisa Anda manfaatkan untuk membayar utang yang mendesak dilunasi. Terakhir, 10 persen jadikan dana cadangan.

4. Belanja sekaligus berjualan

Di bulan perayaan ini, tingkat konsumsi masyarakat tengah memuncak. Mengapa tidak memanfaatkan peluang keuntungan? Misalnya, Anda perlu berbelanja baju lebaran. Bila membeli harga grosir, biasanya penjual memberi harga lebih murah. 

Anda bisa berhemat anggaran belanja baju lebaran dengan membeli baju dengan harga grosir dengan menjual sisa baju ke teman atau kerabat. Begitu juga dengan belanja kebutuhan kue lebaran, Anda bisa sekaligus menjualnya kepada kenalan atau kolega sehingga Anda mendapatkan dua keuntungan sekaligus.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)