logo rilis
Tersangkut Kasus Bakamla, KPK Tahan Politisi Golkar
Kontributor
Tari Oktaviani
28 Maret 2018, 18:21 WIB
 Tersangkut Kasus Bakamla, KPK Tahan Politisi Golkar
Fayakhun Andriadi. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Politisi Partai Golkar Fayakhun Andriadi akhirnya ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia ditahan karena tersangkut kasus dugaan suap anggaran proyek satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla).‎

"FA ditahan 20 hari pertama di Rutan cabang KPK," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Menantu dari mantan Menteri Kehakiman Muladi ini ditahan usai menjalani pemeriksaan di KPK. Saat ditemui awak media sesaat ia menuju mobil tahanan, Fayakhun tak berkomentar sedikit pun.

Dalam kasus ini, Fayakhun telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pembahasan anggaran proyek pengadaan alat satelit monitoring pada Bakamla tahun anggaran 2016.

Fayakhun diduga menerima ‎hadiah atau janji berupa uang setelah memuluskan anggaran proyek Bakamla. Dia mendapatkan imbalan 1 persen dari proyek senilai Rp1,2 triliun atau sebesar Rp12 miliar.

Selain itu, Fayakhun juga diduga menerima dana suap sebesar US$300 ribu. Uang tersebut diduga diterima Fayakhun dari proyek pengadaan di Bakamla.

Sejumlah uang yang diterima Fayakhun tersebut berasal dari Direktur Utama Melati Technofo Indonesia (PT MTI), Fahmi Dharmawansyah melalui anak buahnya, M. Adami Okta. Uang tersebut diberikan dalam empat kali tahapan.

Editor: Eroby JF


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)