logo rilis
Tersangka Suap Lampung Tengah segera Sidang
Kontributor
Sukardjito
13 April 2018, 02:00 WIB
Tersangka Suap Lampung Tengah segera Sidang

RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan proses penyidikan ke tahap penuntutan terhadap Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman, tersangka suap terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2018.

"Hari ini dilakukan penyerahan barang bukti dan tersangka ke penuntutan atau tahap dua atas nama Taufik Rahman, Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (12/4/2018) malam.

Hingga saat ini, kata Febri, total 34 saksi telah diperiksa dalam perkara dengan tersangka Taufik Rahman.

Unsur saksi terdiri dari Ketua DPRD Lampung Tengah, Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah, Anggota DPRD Lampung Tengah, Pegawai Negeri Sipil di Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah dan Pegawai Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Selanjutnya, Bupati Lampung Tengah, Wakil Bupati Lampung Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Kepala Bidang Informasi Kepegawaian BKPSDM Lampung Tengah dan unsur swasta lainnya.

Taufik Rahman sendiri telah delapan kali diperiksa sebagai tersangka pada 20 Februari 2018, 21 Februari 2018, 22 Februari 2018, 6 Maret 2018, 7 Maret 2018, 13 Maret 2018, 15 Maret 2018 dan 19 Maret 2018.

Taufik Rahman adalah salah satu dari 20 orang yang diamankan KPK pada 14-15 Februari 2018 di Jakarta, Bandar Lampung dan Lampung Tengah. Pada 14 Februari 2018 antara pukul 14.00 hingga pukul 22.00 WIB, tim KPK mengamankan total 18 orang, 10 orang di antaranya diamankan di Bandar Lampung dan Lampung Tengah. Tim juga mengamankan uang sekitar Rp1,1 miliar.

Sedangkan di Jakarta, tim mengamankan delapan orang di dua hotel berbeda di daerah Jakarta Pusat. Pada 15 Februari 2018, tim mengamankan dua orang lagi di Bandar Udara Raden Inten Bandar Lampung.

Taufik Rahman selaku Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah diduga memberi hadiah atau janji kepada J Natalis Sinaga selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah bersama-sama Rusliyanti selaku Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2018.

Taufik Rahman diduga sebagai pihak pemberi disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)