logo rilis
Terpilih Jadi Anggota DK PBB, Bamsoet Puji Menlu Retno
Kontributor
Yayat R Cipasang
10 Juni 2018, 00:23 WIB
Terpilih Jadi Anggota DK PBB, Bamsoet Puji Menlu Retno
Ketua DPR Bambang Soesatyo. FOTO: RILIS.ID/Yayat R Cipasang

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, terpilihnya Indonesia dalam keanggotaan tidak tetap di Dewan Keamanan (DK) PBB periode 2019-2020 mewakili wilayah Asia-Pasifik merupakan bentuk nyata kepercayaan dan apresiasi komunitas internasional. Mereka melihat peran dan kontribusi  bangsa Indonesia menjaga perdamaian dunia. 

"Pimpinan DPR mengucapkan selamat dan memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan semua diplomat yang telah bekerja keras mewujudkan pencapaian ini," kata Bamsoet dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (9/6/2018).

Keanggotaan di DK PBB, kata Bamsoet, tidak hanya bermakna prestasi di panggung internasional, melainkan juga menunjukan keberhasilan Menlu Retno dan para diplomatnya menggambarkan dan meyakinkan kepada dunia tentang wajah dan kepribadian bangsa Indonesia yang sesungguhnya. 

"Sejarah peradaban mencatat bahwa  Indonesia selalu menampilkan wajah dan citra bangsa yang cinta damai. Karena itulah Indonesia selalu bersedia berperan aktif menjaga perdamaian dunia, sejalan dengan kebijakan politik luar negeri yang bebas aktif itu," ujar politisi Golkar ini.

Sebelumnya, lanjut Bamsoet, sudah tiga kali Indonesia menjadi anggota tidak tetap DK PBB. Keanggotaan terakhir pada periode tahun 2007-2008. Satu dasawarsa kemudian, Indonesia mendapatkan lagi kepercayaan atau amanah itu dari komunitas internasional.  

"DPR menilai, betapa komunitas internasional sangat memercayai peran dan komitmen Indonesia menjaga perdamaian dunia," tegasnya.

Seperti diketahui, sidang Majelis Umum PBB, Jumat (8/6) di New York, Amerika Serikat,  telah menetapkan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020 mewakili Asia-Pasifik. Indonesia menggantikan Kazakhstan yang masa keanggotaannya akan berakhir 31 Desember 2018.  Melalui proses pemilihan tertutup, Indonesia meraih 144 suara dukungan  atau  melebihi 2/3 suara dari total 190 negara anggota PBB yang hadir.

"Apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan kepada Menlu Retno dan para diplomat RI yang telah menunjukan konsistensi kerja keras mereka, terhitung sejak tahap pencalonan tahun 2016, periode kampanye dan lobi-lobi dengan semua negara sahabat," pujinya lagi. 

Menlu Retno, menurut Bamsoet, telah mempresentasikan empat fokus Indonesia untuk keanggotaan di DK PBB tahun mendatang. Upaya untuk mewujudkan perdamaian di Palestina pun masuk dalam agenda diplomasi Indonesia.

"Pimpinan DPR akan menugaskan Komisi I DPR untuk segera menyelenggarakan rapat dengan Kementerian Luar Negeri, guna mematangkan dan melakukan pendalaman atas fokus dan peran Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020. Pemerintah dan DPR harus bisa memaksimalkan momentum ini demi kesejahteraan dan kemakmuran dunia pada umumnya," ujar Bamsoet.


500
komentar (0)