logo rilis
Teroris di Mana-mana, Romo Syafi'i Sarankan Jokowi Mundur
Kontributor
Nailin In Saroh
17 Mei 2018, 16:47 WIB
Teroris di Mana-mana, Romo Syafi'i Sarankan Jokowi Mundur
Anggota Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai Gerindra, Muhammad "Romo" Syafii, saat diwawancarai wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, 16 November 2017. FOTO: RILIS.ID/Tio Pirnando

RILIS.ID, Jakarta— Presiden Joko Widodo diminta berhenti dari jabatannya, bila tak mampu memimpin Indonesia. Demikian dikatakan politisi Partai Gerindra, Muhammad Syafi'i, menyusul insiden teror beruntun dalam beberapa hari terakhir.

"Pemerintah ini gagal untuk mengamankan, karena teroris di mana-mana sekarang. Lebih baik Jokowi legowo, mundur saja," ujarnya di Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Semenjak Minggu (13/5) hingga Rabu (16/5), teror terus terjadi di sejumlah daerah. Mulai dari Surabaya, Jawa Timur, sampai Pekanbaru, Riau.

Dus,  Anggota Komisi III DPR ini turut mengkritisi Kapolri Jenderal Tito Karnavian Kapolda Riau Irjen Nandang dan serta diminta mundur dari jabatannya.

Dia mendorong demikian, karena dianggap tak maksimal dalam antisipasi pascainsiden di Jatim. "Lihat, kecolongan lagi. Ini gimana deteksinya?" tanyanya heran.

Selain masalah keamanan, Romo Syafi'i pun menyoalkan lesunya kurs rupiah. "Nilai tukar rupiah terhadap dolar, juga terus melemah," ketusnya.

Menurut dia, Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu menyejahterakan rakyatnya, keamanan terkendali, dan perekonomian stabil.

Editor: Fatah H Sidik


500
komentar (0)