logo rilis

Teror Bom Surabaya, KNTI Desak Polri Profesional dan Akuntabel
Kontributor

15 Mei 2018, 08:37 WIB
Teror Bom Surabaya, KNTI Desak Polri Profesional dan Akuntabel
Terorisme. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) mendesak Polri lebih profesional dan akuntabel dalam mencegah dan menindak terorisme. Pernyataan ini disampaikan terkait teror bom di beberapa titik di Jawa Timur, Minggu-Senin (13-14/5/2018).

"Lemahnya akuntabilitas Kepolisian dalam penanganan terorisme, akan justru makin memperkuat ancaman terorisme di masa depan," ujar Ketua Departemen Penguatan Jaringan DPP KNTI, Misbahul Munir, dalam siaran pers yang diterima rilis.id di Jakarta, Selasa (15/5).

Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pun didesak melakukan evaluasi menyeluruh atas kebijakan kontraterorisme dan ekstremisme.

"Dukungan publik yang sangat kuat kepada kepolisian dalam menindak terorisme, adalah momentum bagi Kepolisian dalam memperkuat reformasi kepolisian menuju polisi yang akuntabel dan profesional," imbuhnya.

Pemerintah, lanjut Munir, harus menjadikan dukungan publik sebagai konsolidasi nasional dalam menangkal pemahaman radikalisme yang mengancam negara dan bangsa.

"Teror ini, harus menjadi evaluasi bersama pemerintah dan masyarakat dalam tahap pencegahan aksi terorisme, mulai dari penyadaran toleransi dan pluralisme dalam kehidupan sehari-hari hingga pemahaman bersama mengenai kehidupan yang rukun dan beragama yang menyejahterakan," urainya.

Sementara Badan Intelijen Negara (BIN), menurut Munir, perlu bekerja lebih serius dan profesional dalam menyediakan informasi-informasi penting terkait segala bentuk ancaman keamanan.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)