logo rilis
Ternyata, Uang Suap ke Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Manado untuk...
Kontributor
Tari Oktaviani
25 April 2018, 18:30 WIB
Ternyata, Uang Suap ke Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Manado untuk...
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Sudiwardono mengakui menerima uang sebesar SGD120 ribu dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi Partai Golkar, Aditya Anugrah Moha. 

"Uang itu sudah digunakan untuk membayar hutang pribadi, termasuk akreditasi Pengadilan Tinggi Manado," kata Sudiwardono ketika bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Menurut Sudiwardono, dirinya menukarkan uang suap tersebut dalam mata uang Rupiah dan membayarkan hutang kepada temannya sebesar Rp200 juta, membiayai keperluan rumah tangga dan keperluan anaknya, membayar kredit 2 buah mobil masing-masing Rp25 juta dan Rp15 juta.

Tak hanya itu saja, ia juga menggunakan uang suap untuk membiayai akreditasi Pengadilan Tinggi Manado seperti biaya renovasi gedung dan perbaikan fasilitas pengadilan. 

Namun saat ditanya oleh Jaksa berapa nilainya, Sudiwardono mengaku tak ingat.

"Ya, memang saya ada kebutuhan untuk akreditasi. Tapi nilainya berapa saya lupa," kata Sudi.

Sebelumnya, Aditya Moha didakwa menyuap Sudiwardono sebesar SGD120 ribu.

Aditya Moha terbukti menyuap Sudiwardono agar tidak menahan ibunya, Marlina Moha Siahaan yang juga Bupati Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara dalam kasus korupsi tunjangan penghasilan aparatur pemerintah desa Tahun 2010.

Suap tersebut juga diberikan dengan alasan agar Marlina yang berstatus terdakwa bisa divonis bebas, pada upaya hukum banding di Pengadilan Tinggi Manado.

Editor: Kurniati


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)