logo rilis
Ternyata, Ini Alasan Zidane Mundur dari Pelatih Real Madrid
Kontributor

31 Mei 2018, 20:33 WIB
Ternyata, Ini Alasan Zidane Mundur dari Pelatih Real Madrid
Zidane berselebrasi ketika merayakan kemenangan meraih gelar Liga Champions ketiga kali secara berturut. FOTO: Twitter/@realmadrid

RILIS.ID, Jakarta— Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane meninggalkan sang juara Eropa setelah memenangi tiga gelar Liga Champions secara berturut-turut, ucapnya pada konferensi pers, Kamis.

"Menurut saya inilah saatnya, baik bagi saya, tim, dan klub (untuk mengundurkan diri). Ini merupakan momen aneh untuk dilakukan, saya tahu, namun juga (momen yang) penting. Saya harus melakukan ini untuk semua orang," tutur Zizou, sapaan akrabnya.

"Tim ini semestinya memikul kemenangan dan memerlukan perubahan untuk hal ini. Setelah tiga tahun, ini memerlukan suara lain, metode kerja yang lain, untuk itu saya mengambil keputusan ini."

Pria yang pada 23 Juni 1972 nanti berumur 45 tahun ini menjadi pelatih pertama yang mampu memenangi tiga Liga Champions secara beruntun ketika Real menang 3-1 atas Liverpool pada Sabtu (26/5), menutup periode luar biasa pada pekerjaan pertamanya di level manajemen klub senior.

"Saya sangat mencintai klub ini, presiden, yang memberikan saya segalanya, untuk bermain di klub ini. Saya akan selalu bersyukur. Hari ini saya memerlukan perubahan, bagi saya, bagi setiap orang, untuk itu saya mengambil keputusan ini," tambah ayah dari empat anak itu.

Pria Prancis itu mengambil kendali di ruang ganti yang terpolarisasi setelah pemecatan Rafael Benitez pada Januari 2016, dan segera menyatukan skuad.

Ia meraih hattrick kesuksesan klub Eropa untuk pertama kalinya dua tahun silam ketika Real mengalahkan rival sekota Atletico Madrid melalui adu penalti di final. Dua tahun silam, ia memimpin Real mengawinkan Liga Champions dan Liga Spanyol untuk pertama kalinya dalam 59 tahun.

Real menyelesaikan musim dengan unggul tiga poin, ketika mereka memenangi gelar liga pertama sejak 2012, sebelum menghancurkan Juventus 4-1 di final Liga Champions untuk menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar juara di kompetisi elite itu dengan format saat ini.

Zidane memenangi sembilan penghargaan utama sebagai pelatih Real dan kejayaan terbesar datang pada Sabtu silam, ketika ia bergabung dengan grup para pelatih elite, yang termasuk Bob Paisley dan Carlo Ancelotti dengan mengangkat trofi Liga Champions untuk ketiga kalinya sebagai pelatih.

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID