logo rilis

Termotivasi Kementan, Jember Siap Kembangkan Kopi
Kontributor

23 Mei 2018, 22:59 WIB
Termotivasi Kementan, Jember Siap Kembangkan Kopi
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (tengah), didampingi Aster KSAD Mayjen TNI Supartodi (kiri) dan Bupati Faida (kanan) saat meninjau perkebunan kopi rakyat di Jember, Jawa Timur, Rabu (23/5/2018). FOTO: RILIS.ID/Fatah Sidik

RILIS.ID, Jember— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember siap mengembangkan kopi di daerahnya. Hal itu, didorong rencana Kementerian Pertanian (Kementan) dalam rangka mengentaskan kemiskinan.

"Kita akan cari lahan tidur untuk menambah luas tanam. Kalau lahan yang ada, kita tingkatkan produksinya," ujar Bupati Jember, dr. Faida, saat menemani Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meninjau perkebunan kopi rakyat di Jember, Jawa Timur, Rabu (23/5/2018).

Sejauh ini, kata dia, Pemkab Jember telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi dan kualitas kopi. Di antaranya, membina petani dan melatih barista.

Faida menambahkan, ada 241 ribu petani kopi rakyat di Jember. Luas tanam tiap petani 0,3 hektare. "Produksi 0,6 ton per tahun," pungkasnya.

Menteri Amran berencana mengembangkan tanaman kopi di Jember. Alasannya, perkebunan yang ada belum optimal penggarapannya, meski agroklimatnya bagus.

Pengentasan kemiskinan melalui sektor pertanian, menjadi faktor berikutnya. Sebab, petani bisa mengantongi sekitar Rp6 juta per bulan dari budi daya kopi, meski luas lahannya 0,3 hektare.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Kementan bakal memberikan bantuan berupa benih kopi terbaik beserta pupuk. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) pun ditugaskan memberikan pendampingan.

"Bayangkan, kalau produksi naik tiga kali lipat. Rakyat miskin bebas miskin. Apa susahnya?" ucap menteri asal Bone ini di tempat sama, sebelumnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)