logo rilis
Terlalu Sibuk, Dosen Disebut Susah Transfer Ilmu ke Mahasiswa
Kontributor
Tio Pirnando
20 Maret 2018, 19:03 WIB
Terlalu Sibuk, Dosen Disebut Susah Transfer Ilmu ke Mahasiswa
Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Ali Ghufron bersama Menristekdikti M, Nasir. FOTO: RILIS.ID/Tio Pirnando

RILIS.ID, Jakarta— Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Ali Ghufron mengatakan, sekitar 53 persen dosen di perguruan tinggi menduduki jabatan struktural. 

Menurutnya, bukan tidak mungkin, dosen akan disibukan dengan jabatan yang diembannya dan tak lagi fokus pada peningkatan akademi serta transfer ilmu ke mahasiswa.

"53 persen dosen itu akan berurusan dengan kebijakan administrasi. Itu membuat merak enggak lagi fokus pada inovasi dan keilmuan mereka. Idealnya itu kan dosen yang menduduki jabatan tak lebih dari separuh jumlahlah," ujar Ali di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Dia menilai, jika jumlah dosen yang memperebutkan posisi struktural seperti rektor, kepala prodi, dekanat dan lainnya semakin banyak, sangat dimungkinkan jumlah riset yang dihasilkan akan menjadi berkurang.

Meski Kemenristekdikti tidak mempermasalahkan jabatan yang di duduki oleh para dosen, tapi mereka diminta mendudukin jabatan sesuai latar belakang pendidikan.

"Misalkan, menguasai bidang kesehatan  yang kemudian nanti menyukseskan BPPJS. Dosen itu ya harus menjadi akademik leader," tuntas dia.

Editor: Elvi R


500
komentar (0)