logo rilis
Terkendala Bikin KTP? Ini Bisa Jadi Penyebabnya
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
18 April 2018, 00:50 WIB
Terkendala Bikin KTP? Ini Bisa Jadi Penyebabnya
Mendagri Tjahjo Kumolo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Merauke— Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai, koneksi jaringan internet kadang menyulitkan perekaman dan penerbitan KTP elektronik. Kondisi itu terlihat saat ia melakukan kunjungan kerja ke Merauke, Papua belum lama ini.

"Di sini, kadang nyala, kadang tidak. Kalau ada gangguan-gangguan mohon dimaafkan," kata Tjahjo dalam kunjungan tersebut.

Kendala lain yang kerap ditemui, kata dia, adalah minimnya peralatan memadai. Akibatnya, proses perekaman dan penerbitan kartu identitas digital itu memakan waktu lama.

"Alatnya enggak banyak, jadi agak lama dikit," ujarnya.

Sebelumnya, telah terbit Permendagri No. 19 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Layanan Administrasi Kependudukan, ditandatangani pada 9 April lalu.

Adanya peraturan tersebut, Tjahjo menjanjikan pelayanan KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan Akta Kematian dapat selesai dalam waktu satu jam.

Penyelesaian dokumen kependudukan tersebut, kata dia, selesai dalam satu jam, kecuali jika ada gangguan listrik, antrean yang panjang, atau ada gangguan komputer.

"Kalau ada gangguan itu kita maklum, tapi prinsipnya satu jam selesai, kami mempraktekan sendiri di Cilegon yang lalu itu hanya 10 menit bisa selesai," ujarnya.

Percepatan pelayanan dokumen kependudukan tersebut, ia menjelaskan, dilakukan untuk mengejar target capaian perekaman KTP hingga seratus persen. Saat ini, menurut dia, perekaman sudah mencapai 97,6 persen, dari sekitar 180 juta penduduk.


500
komentar (0)