Home » Peristiwa » Nasional

Terkait OTT, Menteri Eko Sebut Tiga Ruangan di Kemendes PDTT Disegel KPK

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

Menteri Kemendes-PDTT, Eko Putro Sandjojo. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Terdapat tiga ruangan di Kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) yang disegel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  Keterangan tersebut disampaikan Menteri Kemendes-PDTT, Eko Putro Sandjojo. Berdasarkan informasi yang diterima Eko, penyegelan dilakukan pada Jumat (26/5/2017).

"Jadi, kemarin malam sekitar habis magrib, pukul 18.00 atau 19.00 WIB, saya ditelepon oleh Sekjen. Katanya, ada tiga ruangan kita yang disegel. Ruang biro keuangan dan dua ruangan di inspektorat jenderal," ujar Eko di kantornya yang bertempat di Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (27/5/2017). 

Eko juga menyampaikan, ia sudah meminta Kepala Biro Hukum Kemendes PDTT untuk menghubungi KPK, meminta keterangan lebih lanjut terkait penyegelan ruang di kantor kementriannya tersebut. Namun, hingga saat ini, informasi tersebut belum didapatkan. 

Mengenai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap bawahannya, Eko mengatakan belum bisa berkomentar. Menurut Eko, Kemendes baru akan menggelar konferensi pers setelah ada pernyataan resmi dari KPK.

"Kami tunggu sampai ada keterangan dari KPK. Kami musti menghormati proses hukum yang sedang berlaku, yang sedang berjalan di KPK," ujarnya.

Seperti telah diberitakan, KPK menangkap tujuh orang terkait pemberian predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ‎yang diberikan BPK terhadap Kementerian Desa terhadap Kemendes-PDTT.

WTP adalah opini audit yang  diterbitkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), jika bukti-bukti audit yang dikumpulkan perusahaan dan lembaga pemerintah dianggap telah menjalankan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik.

Dalam OTT yang dilakukan pada Jumat malam tersebut, KPK menangkap tujuh orang. Termasuk diantaranya adalah Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendes yang juga menjabat Ketua Unit Pemberantasan Pungutan Liar di Kemendes, Sugito dan seorang pejabat BPK.

 

Penulis Ariane Meida

Tags:

ottkpkkemendes pdttEko Putro SandjojoWTP