Home » Peristiwa » Daerah

Terjadi 318 Difteri di Jatim, Mayoritas Masih Anak-Anak

print this page Kamis, 7/12/2017 | 20:36

RILIS.ID, Surabaya— Jumlah penderita penyakit difteri di Jawa Timur mencapai 318 kasus pada 2017. Dari jumlah itu, 12 penderita yang sebagaian besar anak-anak meninggal dunia.

"Jadi, jumlah kasus difteri di Jatim mulai Januari sampai 4 Desember 2017, sebanyak 318 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Kohar Hari Santoso, di Surabaya, Kamis (7/12/2017).

Sekadar diketahui, difteri merupakan infeksi yang umumnya menyerang selaput lendir hidung dan tenggorokan. Difteri ditandai dengan panas 38 derajat Celsius disertai selaput tipis keabu-abuan pada tenggorokan yang sulit lepas dan mudah berdarah.

Meski demikian, Kohar mengklaim, jumlah penderita difteri di Jatim menurun sejak 2016. Tahu lalu, ditemukan 352 kasus dengan tujuh korban meninggal. "Kalau di Jatim, semua kasus dialami anak-anak di bawah 15 tahun," tambahnya.

Dijelaskannya, 24 dari 318 kasus difteri diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium. Sedangkan 294 kasus sisanya, kebanyakan klinis (probable) atau belum positif difteri.

"Kebanyakan penyakit tersebut dialami oleh anak-anak yang belum mendapatkan vaksin difteri," tandasnya. Penyakit ini disebabkan bakterium difteri dan bisa menyebabkan kematian, jika tidak mendapatkan penanganan segera.

Penulis Budi Prasetiyo
Editor Fatah Sidik

Tags:

Jawa TimurDifteri