logo rilis
Terbang ke Bandung, Jokowi Resmikan Terowongan Antibanjir
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
29 Januari 2020, 14:00 WIB
Terbang ke Bandung, Jokowi Resmikan Terowongan Antibanjir
FOTO: Twitter @jokowi

RILIS.ID, Bandung — Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/1/2020). Di sana, mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan meresmikan Terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung.

Jokowi mengatakan, pembangunan Terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung adalah bagian dari upaya membenahi Sungai Citarum sebagai salah satu upaya mengurangi banjir. 

"Hari ini saya ke Bandung, Jawa Barat. Saya hendak meresmikan Terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung. Pembangunan terowongan ini adalah salah satu upaya besar pemerintah untuk membenahi Sungai Citarum," tulis Jokowi di akun Twitter resminya, @jokowi, Rabu (29/1/2020). 

Berdasarkan keterangan Biro Pers Sekretariat Presiden, Jokowi bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Kunjungan ini adalah kali kedua setelah sebelumnya juga pernah meninjau terowongan tersebut pada 10 Maret 2019 lalu.

Proyek pembangunan Terowongan Nanjung itu diambil alih oleh pemerintah pusat pada 2018 sebagai bagian dari pembenahan besar-besaran Sungai Citarum dari hulu ke hilir dalam Program Citarum Harum.

Usai mengunjungi Terowongan Nanjung, Jokowi selanjutnya diagendakan menghadiri acara pencanangan Gerakan Maju Bersama Menuju Eliminasi Tuberkulosis (TBC) 2030 yang bertempat di Kota Cimahi.

Penyerahan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi agenda terakhir Presiden dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Barat sebelum kembali menuju Jakarta. Penyerahan bantuan ini merupakan penyerahan PKH tahap pertama di tahun 2020.

Turut mendampingi Jokowi di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta dua Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar dan Angkie Yudistia.

Selain itu, juga ada Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID