logo rilis
Tenang, Aksi Bom Tak Pengaruhi Perekonomian Nasional
Kontributor
Elvi R
14 Mei 2018, 12:03 WIB
Tenang, Aksi Bom Tak Pengaruhi Perekonomian Nasional
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia menyebut, pengeboman rumah ibadah di Surabaya tak mampu mempengaruhi ekonomi secara signifikan. Sebab, konsentrasi kegiatan ekonomi dan industri tak lagi hanya terfokus di Surabaya dan Jakarta. Dikatakannya, sebagai dampak dari pembangunan infrastruktur dimana-mana, konsentrasi pembangunan dan kegiatan ekonomi tak lagi terfokus di Surabaya dan Jakarta, melainkan sudah tersebar ke berbagai wilayah.

“Kita akui ini sebagai dampak dari pembangunan infrastruktur yang masif. Jadi, kita tidak usah takut,” ucapnya melalui siaran pers yang diterima rilis.id, di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Secara makro, tutur Bahlil, aksi terorisme di Surabaya, tidak mampu mengguncang perekonomian, karena konsentrasi ekonomi Indonesia cukup merata.

“Fundamental ekonomi kita sangat kuat. Konsentrasi kegiatan ekonomi juga sudah tersebar dimana-mana,” katanya.

BPP HIPMI pun meminta pelaku usaha tidak perlu takut dan menjalankan aktifitasnya seperti biasa.

“Hipmi mengutuk keras aksi-aksi terorisme di Surabaya. Aksi ini merupakan perbuatan biadab dan tidak dibenarkan oleh agama manapun dimuka bumi ini,” ujar Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil berharap kepolisian menuntaskan persoalan ini hingga ke akar-akar masalahnya. 

“Tujuan dari teroris adalah menimbulkan rasa takut. Kalau kita takut dan berhenti aktifitas, tujuan dia tercapai. Sebab itu, kami himbau pelaku usaha tetap menjalankan aktifitasnya seperti biasa,” ucap Bahlil.

Meski demikian, Bahlil menyebut, pelaku usaha harus tetap waspada. 


500
komentar (0)