logo rilis

Tata Kawasan Pesisir, DKP Tanam 25 Ribu Mangrove di Kotawaringin
Kontributor
Ning Triasih
23 November 2018, 16:23 WIB
Tata Kawasan Pesisir, DKP Tanam 25 Ribu Mangrove di Kotawaringin
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menanam puluhan ribu pohon mangrove di Desa Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. ILUSTRASI: Pixabay

RILIS.ID, Palangkaraya— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menanam puluhan ribu pohon mangrove di Desa Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Menurut Kepala DKP Kalteng Darliansjah, penanaman 25 ribu pohon mangrove di lahan seluas 2,5 hektare tersebut sebagai upaya menata kawasan pesisir.

"Penananam itu juga sebagai upaya perlindungan alamiah kawasan pesisir terhadap bencana alam, khususnya abrasi pantai, sekaligus menjaga ketersediaan ikan sebagai sumber pendapatan masyarakat," ujar Darliansjah saat dihubungi dari Palangkaraya, Jumat (23/11/2018) melansir dari ANTARA.

Penanaman mangrove oleh DKP Kalteng tersebut juga sebagai lanjutan kegiatan yang telah dilaksanakan pada 2016 silam di Desa Sungai Bakau dan Desa Teluk Bogam di lahan seluas 2 hektare.

Darliansjah mengaku, ia diperintahkan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran untuk terus menanam mangrove di daerah-daerah pesisir yang pantainya mengalami abrasi.

"Perintah itu karena gubernur ingin abrasi pantai tidak terjadi. Abrasi pantai sangat merugikan masyarakat, khususnya yang tinggal di pesisir karena pendapatan akan menurun," ucapnya.

Ia pun menjelaskan, gubernur juga mengharapkan kegiatan menanam mangrove bermanfaat bagi peningkatan gizi masyarakat, pengembangan wisata mangrove, dan peningkatan pendapatan nelayan di sekitar pesisi.

"Kami mengharapkan masyarakat dapat menjaga mangrove yang telah ditanam oleh Pemprov Kalteng. Bisa juga secara mandiri menanam mangrove sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir," imbuhnya.

Penanaman mangrove di Desa Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Barat, Kepala Desa Teluk Bogam Syahrian, dan sejumlah kalangan serta masyarakat.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)