logo rilis

Targetkan 50 BWM, OJK Siap Tambah di Luar Pesantren
Kontributor

28 Maret 2018, 23:59 WIB
Targetkan 50 BWM, OJK Siap Tambah di Luar Pesantren
Bank wakaf. ILUSTRASI: icmijabar.or.id

RILIS.ID, Jakarta— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan pembentukan 50 bank wakaf mikro (BWM) di Indonesia untuk mendukung pemberdayaan ekonomi umat dan masyarakat menengah bawah.

"Sampai 16 Maret kita sudah punya 20 bank wakaf mikro, berarti tambah sekitar 30 lagi," kata Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK Ahmad Soekro, dalam diskusi di Jakarta, Rabu (29/3/2018).

Ahmad mengatakan, penambahan BWM ini, nantinya tidak hanya di wilayah Jawa, namun juga luar Jawa, seperti Sumatera dan kawasan Indonesia Timur.

"Kemungkinan, kita juga bentuk BWM ini di luar pesantren, karena selama ini 'pilot project' bank wakaf mikro hanya di kawasan pesantren," tambahnya.

Meski demikian, ia mengakui, penambahan jumlah bank wakaf mikro ini perlu didukung dengan peningkatan jumlah donatur. Saat ini, paling tidak dibutuhkan dana minimal Rp4 miliar untuk mendirikan satu BWM, guna mendorong program inklusi keuangan.

Dengan demikian, untuk mendirikan 30 BWM baru, dibutuhkan donasi kurang lebih Rp120 miliar. Hingga pertengahan Maret 2018, total donasi dari donatur telah mencapai Rp80 miliar dengan penyaluran baru sebesar Rp3,1 miliar kepada 3.800-an nasabah.

Setiap nasabah, mendapatkan pinjaman minimal Rp1 juta dan maksimal Rp3 juta untuk kebutuhan usaha mikro masyarakat, dengan bunga tiga persen per tahun. Secara keseluruhan, Ahmad mengharapkan pembentukan BWM bisa memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat menengah bawah yang belum tersentuh model pembiayaan konvensional.

Selama ini, masyarakat menengah bawah tidak mempunyai aset untuk membiayai agunan yang disyaratkan oleh penyedia pembiayaan atau kredit. "Jadi, ini langkah awal membangun masyarakat yang non-bankable menjadi bankable," ujar Ahmad.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)