logo rilis

Target Pajak Tinggi, Pengusaha Pilih Tahan Ekspansi
Kontributor
Ainul Ghurri
11 Januari 2018, 21:20 WIB
Target Pajak Tinggi, Pengusaha Pilih Tahan Ekspansi
FOTO: RILIS.ID/ Ainul Ghurri

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Hubungan Internasional dan Investasi, Shinta Widjaja Kamdani, mengatakan, target penerimaan pajak yang tinggi jadi tantangan bagi pelaku usaha di 2018. 

Sebagaimana diketahui, tahun ini pemerintah menargetkan penerimaan pajak tumbuh 20,45 persen menjadi Rp1.618 triliun. Akibatnya, Shinta menilai, banyak investor dan pengusaha yang cenderung menahan keinginan untuk berekspansi.

"Karena tahun ini dan tahun depan merupakan tahun politik. Investor dan pengusaha akan cenderung wait and see dan akan lebih banyak untuk doing business as usual," katanya saat dihubungi rilis.id di Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Menurutnya, pemotongan pajak membuat banyak perusahaan mampu memberikan bonus lebih besar kepada karyawan. Pemangkasan pajak juga mampu menekan angka pengangguran. Sehingga, dorongan permintaan ekspor dari Indonesia ke Amerika Serikat (AS) sedikit terhambat.

"Beberapa mitra perdagangan strategis seperti Eropa dan Jepang juga sudah mulai membaik. Cina juga, meskipun terjadi perlambatan pertumbuhan dan konsumsi dalam negeri, mereka masih tetap tinggi," terangnya.

CEO Sintesa Grup itu meyakini, target penerimaan pajak 2018, tidak dapat memenuhi target. Meskipun begitu, dengan adanya 171 Pilkada, dan pertemuan acara besar seperti Asian Games, IMF dan World Bank berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Secara keseluruhan, penerimaan pajak saya lihat akan cukup tinggi, tapi saya tidak yakin dapat memenuhi target tersebut," pungkasnya.


#Target Pajak 2018
#Shinta Widjaja Kamdani
#APINDO
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)