logo rilis
Tak Netral, Ketua KPU Mimika Diberhentikan Sementara
Kontributor
Kurniati
12 Juni 2018, 18:45 WIB
Tak Netral, Ketua KPU Mimika Diberhentikan Sementara
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Mimika— Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua memberhentikan sementara Ketua KPU Mimika T Ocepina Magal dari jabatannya, hingga proses Pilkada 2018 selesai.

Menurut Komisioner KPU Papua, Izak Hikoyabi, keputusan pemberhentian T Ocepina Magal dari jabatannya karena terdapat indikasi ketidaknetralan.

"Sebelumnya, KPU Papua telah berkonsultasi dengan KPU RI melalui koordinator wilayah Papua, Hasyim," katanya di Timika, Selasa (12/6/2018).

Dari hasil konsultasi itu, KPU RI merekomendasikan agar KPU Papua segera mengambil sikap tegas untuk melakukan supervisi dan pemantauan untuk mengawal KPU Mimika dan bila perlu memberhentikan sementara T Ocepina Magal jika terdapat indikasi ketidaknetralan.

"Memberhentikan sementara saudara T Ocepina Magal sebagai Ketua KPU Mimika merangkap anggota terhitung sejak 12 Juni hingga tahapan pemungutan suara dan penghitungan suara Pilkada Mimika. Setelah itu yang bersangkutan akan diaktifkan kembali," kata Izak.

Dalam rapat pleno KPU Papua itu, juga diputuskan pemberhentian tetap kepada komisioner KPU Mimika Alfrets Petupetu yang telah mengajukan permohonan pengunduran diri.

KPU Papua menunjuk dua orang komisioner KPU Papua yaitu Izak Hikoyabi dan Tarwinto untuk menjadi bagian dari komisioner KPU Mimika sehingga kuorum untuk pengambilan keputusan terpenuhi.

Selanjutnya KPU Papua menunjuk Izak Hikoyabi sebagai pelaksana tugas Ketua KPU Mimika selama tahapan Pilkada Mimika hingga selesai.

KPU Papua diketahui sejak pekan lalu telah menyurati KPU Mimika terutama mengingatkan T Ocepina Magal selaku ketua agar memposisikan dirinya sebagai figur yang netral sebagai penyelenggara.

Adik kandung T Ocepina Magal merupakan adik kandung dari calon bupati Mimika Hans Magal.

Hans Magal maju dalam Pilkada Mimika 2018 bersama H Abdul Muis dari jalur perseorangan dengan nomor urut empat.
 

Sumber: ANTARA


komentar (0)