Home » Peristiwa » Nasional

Tak Akomodir Aspirasi DPD, DPP Golkar Terancam Dibekukan

print this page Kamis, 7/12/2017 | 20:53

ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Politisi Golkar, Ahmad Noor Supit, menyatakan, pimpinan pusat partai beringin bisa dibekukan, bila tak mengakomodir dorongan mayoritas DPD I. Para pengurus di tingkat provinsi tersebut menginginkan segera digelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar.

"DPP Partai Golkar dibekukan, kalau tidak laksanakan pleno, karena ada dua pertiga DPD yang minta Munaslub," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (7/12/2017). Sedikitnya 31 DPD I Golkar menyerahkan surat pernyataan sikap meminta Munaslub ke DPP, kemarin (6/12).

Sebab, ungkap Supit, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Golkar, permintaan Munaslub sedikitnya diajukan dua pertiga DPD I.  "DPP Partai Golkar harus memproses," tegas mantan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini.

Dengan adanya dorongan tersebut, maka keputusan Rapat Pleno DPP pada 23 November lalu sudah tak berlaku. Poin yang dimaksud ialah posisi Ketua Umum Setya Novanto menunggu hasil praperadilan.

Di sisi lain, menurutnya, dorongan Munaslub tersebut menunjukkan mayoritas DPD I menganggap Novanto sudah tak bisa memimpin partai. "Maka, wajib Munaslub," katanya mengingatkan.

"Hampir semua teman-teman inginkan terjaga kehormatannya, mundur saja. Merata permintaan itu," pungkas Supit.

Penulis Zul Sikumbang
Editor Fatah Sidik

Tags:

GolkarAhmadi Noor SupitMunaslub Golkar