logo rilis
Tak Ada Pembicaraan soal Perppu KPK dalam Pertemuan Jokowi-Yasonna Laoly
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
22 Oktober 2019, 19:00 WIB
Tak Ada Pembicaraan soal Perppu KPK dalam Pertemuan Jokowi-Yasonna Laoly
FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Presiden Joko Widodo dan calon Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) periode 2019-2024, Yasonna H Laoly, tidak membicarakan soal penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK. 

Yasonna bertemu Jokowi untuk memenuhi panggilan sebagai calon menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). 

"Enggak (dibicarakan) ini konsentrasi tugas-tugas pembangunan hukum," kata Yasonna saat ditanya wartawan. 

Yasonna dipanggil oleh Presiden Joko Widodo untuk kembali menjabat sebagai Menkumham.

"Tidak dibicarakan KPK, ada porsi yang lain nanti," kata Yasonna.

Pemerintah telah menerbitkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan UU No. 30/2002 tentang KPK per 17 Oktober 2019.

UU baru tersebut banyak dikritik karena dianggap melemahkan KPK, bahkan demo besar-besaran terjadi pada tanggal 23—24 September 2019 karena menolak revisi UU KPK tersebut.

Ia pun berterima kasih sudah dipercaya kembali untuk posisi yang sama.

"Saya betul-betul mengapresiasi kepercayaan Presiden kepada saya untuk bekerja," ujarnya. 

Yasonna mengaku ingin merapikan sejumlah peraturan daerah yang bertentangan dengan undang-undang.

"Hierarki perundangan itu, peraturan presiden lebih tinggi daripada perda jadi bukan lagi sifatnya executive review, nanti kita lihat bagaimana menyampaikan dalam pembentukan UU harus kita harmonissi supaya jangan bertentangan satu sama lain dengan UU di atasnya," ungkap dia.

Yasonna sudah diambil sumpahnya sebagai anggota DPR RI pada 1 Oktober 2019.

"Konsekuensinya saya mundur dari DPR," tambah Yasonna.

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID