logo rilis

Tak Ada Desa Tertinggal di Bali karena Dana Desa
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
08 Mei 2018, 13:30 WIB
Tak Ada Desa Tertinggal di Bali karena Dana Desa
ILUSTRAS: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Denpasar— Program dana desa yang gelontorkan pemerintah pada 2015 lalu sangat punya pengaruh besar pada pengentasan desa tertinggal. Di antaranya Provinsi Bali, yang mana desa-desa mulai berkembang, bahkan ada yang sudah dianggap desa mandiri.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya terdapat sekitar 636 desa di Bali, dengan rincian sebanyak 100 desa mandiri dan 536 desa berkembang. 

"Sehingga, tidak ada lagi desa tertinggal di sana," kata Eko dalam kunjungannya ke Bali, kemarin.

Menurutnya berbagai upaya untuk mengentaskan desa tertinggal di Bali. Salah satunya dengan mengarahkan pada program produk unggulan kawasan pedesaan (Prukades) dengan mengarahkan untuk membangun desa-desa wisata.

"Di Bali ini memang dilihat dari potensi alamnya sudah jadi wisata. Jadi, banyak dana desa sama program prukadesnya kita arahkan untuk membangun desa-desa wisata," tambah dia.

"Sekarang sejumlah homestay yang dibangun dengan anggaran dana desa sudah bisa bersaing dengan hotel bintang 3 dan bintang 4 dan itu disukai oleh turis dari mancanegara karena bisa merasakan hidup di tengah masyarakat pedesaan," tambahnya.

Lebih lanjut, Eko menyampaikan bahwa program prukades yang merupakan salah satu yang diarahkam dalam penggunaan dana desa, tidak hanya dadi pertanian maupun perikanan saja. Namun, pariwisata juga di gencarkan.

"Untuk wisata, itu mesti terintegrasi. jadi kita bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan pengusaha-pengusaha wisata," ungkap dia.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)