logo rilis

Syukurlah, Janji Kampanye Anies soal Rumah DP Nol Persen Kini Terwujud
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
15 Oktober 2018, 12:40 WIB
Syukurlah, Janji Kampanye Anies soal Rumah DP Nol Persen Kini Terwujud
Anies-Sandiaga. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Janji kampanye Anies Baswaden-Sandiaga Uno pada Pilgub DKI lalu soal hunian terjangkau atau prorgram DP Nol Rupiah, akhirnya dapat diwujudkan.

Walau program ini sempat dicemooh bahkan dianggap mustahil oleh sejumlah pihak, tetapi kuatnya keberpihakan kepada warga Jakarta yang punya mimpi mempunyai rumah di atas lahan ibukota, program Rumah DP Nol Rupiah ini bisa direalisasikan.

"Bagi pemimpin yang berpihak, tidak ada yang tak mungkin. Makanya yang paling penting bagi seorang pemimpin adalah keberpihakan," Anggota DPD RI, Fahira Idris dalam siaran pers yang diterima rilis.id pada Senin (15/10/2018).

Fahira mengungkapkan, memang jika ditinjau dari pembiayaan properti dan regulasi sangat besar tantangan bagi warga DKI Jakarta yang bergaji Rp4 juta rupiah untuk mempunyai rumah sendiri.

Itulah kenapa banyak warga Jakarta yang pindah ke berbagai daerah penyangga (Depok, Bekasi, Tangerang, Bogor) agar bisa mempunyai rumah.

Walau masih harus kesulitan memenuhi uang muka yang biasanya berkisar 20 sampai 30 persen dari nilai properti. Untuk uang muka ini mereka harus menabung bertahun-tahun.

"Tugas pemimpin menyelesaikan hambatan yang dihadapi warga. Paradigma mustahil punya rumah di Jakarta dengan gaji ‘pas-pasan’ berakhir sudah," tukas Senator Jakarta ini.

Fahira mengaku, dirinya lega dan mengucapkan banyak terima kasih dan selamat kepada jajaran Pemprov DKI Jakarta terkhusus kepada Gubernur Anies Baswedan.

Selain menolak reklamasi, sambungnya, janji kampanye Rumah DP Nol Rupiah inilah yang selalu menjadi isi kampanye utama yang disampaikan ke warga saat dirinya dulu ikut berkampanye untuk Pasangan Anies-Sandi.

Fahira menjelaskan, Rumah DP Nol Rupiah bukan satu-satunya program Pemprov DKI Jakarta mewujudkan hunian laik dan terjangkau di ibu kota.

Terdapat beberapa program lain salah satunya penataan kampung untuk masyarakat miskin lewat Community Action Plan yang mengintegrasikan perbaikan infrastruktur dasar (saluran, infrastruktur air bersih, pengolahan sampah, dan sebagainya).

Dengan pemberdayaan sosial ekonomi warga kampung dan direalisasikan dengan membangun kampung deret dengan melibatkan warga sejak perencanaan hingga pengelolaan.

"Tugas besar seorang pemimpin adalah menjadikan mimpi rakyatnya menjadi kenyataan dan inilah yang sekarang sedang terjadi di Jakarta," pungkas Fahira yang juga Calon Anggota DPD RI DKI Jakarta pada Pemilu 2019 mendatang.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)