Home » Inspirasi » Wawancara

Syarif Alwi Maruapey, Kunjungan Spesial ke Markas Real Madrid

print this page Rabu, 13/12/2017 | 14:18

Dokter Timnas Indonesia Syarif Alwi Maruapey. FOTO: RILIS.ID/Syahrul Munir

CERITA tentang Spanyol bukan sesuatu yang asing bagi dokter Tim Sepak Bola Nasional Syarif Alwi Maruapey. Terakhir, Syarif Alwi mendampingi Timnas Piala AFF 2014 pada Training Camp di Valencia selama lebih dari sepekan. 

Rencananya, Syarif Alwi akan kembali terbang ke Negeri Matador, Rabu 15 Desember 2017 dengan penerbangan dini hari. Keberangkatan dokter Syarif ditemani Bayu Eka Sari Teguh, penerjemah pelatih Luis Milla. 

Bagi dokter senior di Tim Merah-Putih ini rencana kunjungannya kali ini terkesan spesial dan berbeda dari sebelumnya. Apa yang membuat kedatangannya ke Spanyol di akhir tahun ini menjadi keberuntungan?

Kepada Syahrul Munir redaktur rilis.id, Syarif Alwi menumpahkan kegembiraannya itu saat ditemui di sebuah kedai kopi kawasan Cikini, Menteng, Jakarta, Senin (11/12) malam. 

Terkait tugas, ini kunjungan yang kali ke berapa ke Spanyol?

Ini merupakan kunjungan saya yang ketiga kali. Terakahir saya ke Spanyol itu saat mendampingi Timnas menjalani Tur Spanyol bersama Pelatih Kepala Alfred Riedl di Valencia. Saat itu Timnas akan menghadapi Piala AFF 2014. 

Ada yang istimewa dengan perjalanan kali ini? 

Keberangkatan ke Spanyol ini sangat istimewa karena atas undangan Luis Milla, pelatih Timnas Indonesia. Ini menjadi kado akhir tahun terindah bagi saya sekaligus dalam berkarier sebagai dokter Timnas. 

Kedatangan akhir tahun ini ke Spanyol sekaligus studi banding dengan tim elite Spanyol. Bukan seperti kunjungan-kunjungan sebelumnya yang kegiatannya hanya terfokus di hotel dan lapangan saja. 

Rencananya, studi banding ini ke mana saja dengan Luis Milla?

Luis telah menyusun kegiatan selama saya berada di Spanyol, khususnya memperkenalkan lebih dekat aktivtas yang dilakukan tim elite Real Madrid dan juga Timnas Spanyol. Di sana, saya akan dibawa ke Sport City Real Madrid, tempat latihan tim utama sepak bola usia muda U-19 dan U-21. 

Kemudian melihat langsung latihan Real Madrid dan akan dipertemukan dengan dokter Tim Real Madrid. Puncaknya, Luis Milla telah menyiapkan tiket nonton el clasico Real Madrid melawan Barcelona pada tanggal 23 Desember 2017.

Bukan hanya itu, saya juga akan diupayakan untuk bisa melihat aktivitas persiapan dan setelah pertandingan Real Madrid. Paling tidak, Luis Milla akan mengupayakan saya bisa melihat dari lorong pemain.  

Ini sejarah pertama dokter tim yang bisa studi banding ke tim sekelas Real Madrid?

Yah, saya menjadi dokter tim pertama yang mendapat kesempatan untuk belajar tentang aktivitas tim elite Real Madrid saat latihan secara langsung. Kesempatan ini yang sangat spesial bagi saya karena tidak mudah untuk bisa mendapatkannya. Semua ini diperoleh karena peran PSSI yang telah menghadirkan Luis Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia.   

Bagaimana ceritanya bisa menembus klub Real Madrid?

Ini semua karena Pelatih Luis Milla. Kebetulan, petinggi di Real Madrid dan Timnas Spanyol itu masih teman Luis Milla. Sebenarnya, sudah lama Luis Milla menyampaikan keinginan ini. Ia mengundang saya ke negaranya sekaligus memperlihatkan kegiatan sepak bola. Dan sekaranglah saat yang dinanti itu. 

Apa yang ingin Anda ketahui banyak dari Real Madrid dan Timnas Spanyol?

Real Madrid dan Timnas Spanyol adalah tim besar. Selama ini, saya tidak pernah melihat (secara langsung) apa saja yag dikerjakan mereka sebelum pertandingan atau persiapan tim, khususnya bagi tim medis berfungsi itu sejauh mana. Pada saat pertandingan itu bagaimana dan apa saja yang dikerjakan.  

Hanya itu? 

Lebih spesifiknya bagaimana peran dokter tim di klub itu, dari awal sampai akhir bersama tim. Apakah mereka juga mempunyai tenaga masseur apa tidak, dan peralatan pendukung medis itu sebanyak apa? Karena pada saat Tim Juventus datang ke sini saja membawa peralatannya sampai dua konteiner. Apa saja itu isinya?

Satu hal yang ingin saya tanyakan jika berkesempatan untuk berdiskusi dengan dokter tim klub yang dilatih Zinedine Zidane itu. Saya ingin tahu peran yang dilakukan tim medis saat rekrutmen pemain di sana. Jenis penyakit apa saja yang tidak boleh ada dalam diri pemain. Sehingga jika pemain itu sudah terindikasi mengidap penyakit tersebut otomatis tidak bisa bergabung. 

Apa manfaat dari kunjungan spesial ini bagi pengembangan Timnas? 

Dengan mempelajari langsung ke Real Madrid ini, saya ingin memberikan sesuatu yang bisa diterapkan untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Tidak perlu memaksakan diri karena mereka (Spanyol) lebih maju, tapi paling tidak bisa memaksimalkan potensi yang dimiliki.

Penulis Syahrul Munir
Editor Yayat R Cipasang

Tags:

timnas indonesia timnas spanyol real madrid dokter timnas luis millasyarif alwi maruapeywawancara