logo rilis

Syahri Mulyo Ditangkap KPK, PDIP Yakin Menang di Pilkada Tulungagung
Kontributor
Sukma Alam
09 Juni 2018, 09:14 WIB
Syahri Mulyo Ditangkap KPK, PDIP Yakin Menang di Pilkada Tulungagung
Ilustrasi: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Tulungagung— Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) optimistis bakal memenangi Pilkada Tulungagung, Jawa Timur. Meski calon bupati Syahri Mulyo ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), PDIP mengklaim tetap solid.

"Partai tetap solid dan yakin menang meski tanpa Syahri," kata Bendahara tim pemenangan Sahto, Heru Santoso di Tulungagung, Sabtu (9/6/2018).

Ia mengakui prahara politik yang dialami Syahri Mulyo saat ini memiliki implikasi terhadap perolehan suara Sahto di Pilkada, 27 Juni 2018.

"Mungkin ada penurunan, tapi kami yakin tidak signifikan," ujarnya.

Apalagi, kata Heru, elektabilitas Sahto selama ini dia klaim sangat tinggi dan jauh dibanding elektabilitas lawan politik dengan selisih dua kali lipat lebih.

Sehingga jika pun terjadi penurunan elektabilitas, hasilnya tidak akan mengubah keunggulan Sahto secara keseluruhan kontestasi.

"Sebelum ada tindakan KPK, estimasi selisih suara kami sangat jauh dengan kandidat. Jadi kalaupun berkurang, tetap tak bisa diungguli lawan," ujarnya.

Karenanya, dia menegaskan, penetapan status tersangka terhadap Syahri Mulyo, tak melemahkan PDIP untuk memenangi pilkada.

Pemilihan kepala daerah Kabupaten Tulungagung diikuti dua pasangan calon. Mereka adalah pasangan inkumben Syahri Mulyo-Maryoto Bhirowo, yang diusung PDIP, NasDem, dan Perindo.

Sedangkan pasangan Margiono-Eko Prisdianto didukung Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan Sejahtera, Hanura, Partai Amanat Nasional, serta Partai Bulan dan Bintang.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)