logo rilis
Pengusaha Beri Uang Suap pada Ayah-Anak Ini Rp6,7 Miliar
Kontributor
Tari Oktaviani
23 Mei 2018, 15:17 WIB
Pengusaha Beri Uang Suap pada Ayah-Anak Ini Rp6,7 Miliar
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Hasmun Hamzah selaku penyuap Wali Kota Kendari nonaktif Adriatma Dwi Putra dan ayahnya yang juga mantan Wali Kota Kendari Asrun didakwa telah memberikan uang suap sebesar Rp6,7 miliar.

"Terdakwa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada penyelenggara negara, supaya penyelenggara negara itu berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya," ujar jaksa Kiki Ahmad Yani di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Jaksa menerangkan uang itu sengaja diberikan agar Asrun memenangkan perusahaan Hasmun dalam lelang proyek  pembangunan Gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari Tahun 2014 dan 2017.

Tak hanya itu saja, Hasmun juga meminta dimenangkan dalam proyek pembangunan Tambat Labuh Zona III Taman Wisata Teluk, Ujung Kendari Beach Tahun 2014-2017 dan pembangunan Jalan Bungkutoko-Kendari New Port Tahun 2018-2020.

Adapun permintaan uang itu dilakukan melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari Fatmawati Faqih.

Akibat perbuatannya, Hasmun didakwa melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Editor: Eroby JF


komentar (0)