logo rilis
Sutradara Hollywood Rayakan Kartini di Yale University
Kontributor
Yayat R Cipasang
21 April 2018, 19:03 WIB
Sutradara Hollywood Rayakan Kartini di Yale University
Livi Zheng (paling kanan). Foto: Viva

RILIS.ID, Jakarta— Livi Zheng, sutradara Hollywood asal Indonesia memperingati Hari Kartini dengan cara bermain angklung bersama mahasiswa di Yale University, Amerika Serikat.

"Suatu kebanggaan bisa merayakan Hari Kartini, termasuk memainkan angklung berjudul Ibu Kita Kartini bersama mahasiswa di Yale University," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Antara, Sabtu (21/4/2018).

Sineas muda kelahiran Malang tersebut berkesempatan menjadi dosen tamu di kelas Bahasa Indonesia dalam rangka peringatan Hari Kartini 2018 dan mengajar mahasiswa dari berbagai bangsa.

"Di kampus Yale ini global dan pengalaman sangat mengesankan menyaksikan betapa bersemangatnya mereka menikmati bahasa serta budaya Indonesia," ucap sutradara berusia 29 tahun tersebut.

Selain bermain angklung, puncak dari pembahasan Kartini adalah perayaan kelas juga menampilkan batik dan busana kebaya khas Indonesia yang harapannya menjadi pengenalan budaya Nusantara melalui cuplikan film-film karyanya.

Sebagai tradisi penutup kelas Bahasa Indonesia tahun pertama, kata dia, bacaan perihal tokoh dunia yang menginspirasi diajarkan, seperti dari Indonesia yakni RA Kartini yang merupakan pionir emansipasi perempuan dan pendidikan.

Tak hanya diundang sebagai dosen tamu, sutradara film Brush With Danger tersebut juga dalam sebagai menjadi pembicara "2018 Northeastern Conference" yang diselenggarakan kampus setempat.

Yale University tercatat sebagai salah satu universitas terbaik di AS, dengan sejumlah alumninya antara lain Bill Clinton, Presiden ke-42 AS tahun 1993-2001 dan dari dunia perfilman, pemenang Piala Oscar Jodie Foster serta Meryl Streep.

Di hadapan peserta yang terdiri atas mahasiswa S1 sampai pascasarjana serta sejumlah profesor asal Harvard University, Cornell University, Columbia University dan University of Pennsylvania, Livi berbicara tentang topik yang sekarang tren di AS, yaitu keberadaan imigran.

"Judulnya, Perjalanan Seorang Imigran atau 'An Immigrants Journey'. Ini sebuah kebanggaan karena saya bisa berbicara di hadapan para akademisi dan sejumlah ilmuwan AS, dari kaca mata saya sebagai seorang imigran di sana," katanya.

Livi juga aru saja merampungkan film Second Chance, sebuah film yang diproduksi BRI Life. Film mengangkat kisah kehidupan sepasang suami istri sederhana di sebuah desa yang terkenal dengan produksi anyaman di daerah Sukabumi, Jawa Barat.

Film menceritakan sang istri  harus menggantikan mendorong gerobak sayurnya setiap hari untuk berjualan sayur ketika suami sudah tidak bisa melakukannya lagi. 

Film yang sarat dengan pesan-pesan kehidupan ini juga menampilkan adegan-adegan aksi stunt motor yang mendebarkan.


500
komentar (0)