logo rilis
Survei RTK: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi Meningkat
Kontributor
Sukma Alam
25 Mei 2018, 10:09 WIB
Survei RTK: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi Meningkat
Presiden Jokowi (tengah) sela peresmian Tol Ngawi-Kertosono seksi Ngawi-Wilangan di depan Gerbang Tol Madiun, Desa Bagi, Kecamatan Sawahan, Madiun, Jawa Timur, Kamis (29/3/2018). FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetyo Peluncuran Bank Wakaf Mikro oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. FOTO:

RILIS.ID, Jakarta— Hasil survei lembaga kajian Roda Tiga Konsultan (RTK) menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo mengalami peningkatan sejak September 2017 hingga April 2018.

"Pada survei September 2017 kepuasan publik sebesar 56,9 persen, meningkat pada April 2018 sebesar 65,1 persen," ujar Direktur Riset Roda Tiga Konsultan Rikola Fedri di Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Fedri mengatakan tingkat kepuasan publik yang meningkat ini tidak linear dengan elektabilitas Jokowi yang sebesar 48,2 persen atau berada di bawah 50 persen.

Hal ini menurut dia, ada pemilih yang puas terhadap kinerja Jokowi, tetapi belum tentu memilih Jokowi dalam Pilpres 2019.

Dia mengatakan dari 65,1 persen responden yang menyatakan puas atas kinerja Jokowi, suaranya terbagi terhadap sosok lain yakni Prabowo, Agus Harimurti Yudhoyono dan Gatot Nurmantyo sehingga tingkat kepuasan itu tidak linear mendongkrak elektabilitas Jokowi.

"Selain itu, ada juga kemungkinan pemilih menunggu figur lain selain Jokowi dan Prabowo," ujar Fedri.

Lebih jauh dia mengatakan bahwa kinerja pemerintahan Jokowi yang dianggap berhasil oleh publik di antaranya di bidang pelayanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, transportasi umum, pendidikan, layanan birokrasi serta listrik dan air bersih.

Sedangkan yang dianggap belum berhasil antara lain dalam mengatasi masalah ketersediaan lapangan kerja, tingginya harga sembako, pemerataan kesejahteraan, pemberantasan korupsi, penegakkan hukum dan sektor pengadaan perumahan.

Menurut dia, elektabilitas Jokowi dapat ditingkatkan bergantung pada kemampuannya dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan itu.

Survei RTK dilakukan pada rentang 21 April-2 Mei 2018 dengan melibatkan 1.610 responden. Metode pengumpulan data survei menggunakan stratified systemic random sampling dengan tingkat margin of error 2,5 persen.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)