logo rilis

Survei IDM: Elektabilitas Pasangan Asyik Unggul di Pilgub Jabar
Kontributor
Sukma Alam
24 April 2018, 16:23 WIB
Survei IDM: Elektabilitas Pasangan Asyik Unggul di Pilgub Jabar
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Indonesia Develoment Monitoring (IDM) melakukan survei terhadap empat kandidat yang akan bertarung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018. Keempatnya, yakni Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM), Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik), Ridwal Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu), dan TB Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah).

Dari hasil survei tersebut, yang dibagi menjadi tiga kategori pemilih yakni dari Pantura, Periangan dan Pamayon, Paslon Asyik tingkat elektabilitasnya mencapai 31 persen. Sementara pasangan 2DM hanya meraih 26,3 persen, Hasanah 20,7 persen, Rindu 11,3 persen dan warga yang tidak memilih 10,5 persen.

Untuk daerah Periangan, dengan pertanyaan yang sama, hasilnya Asyik meraih 35,6 persen, Rindu 25,3 persen, Hasanah 10,7 persen, 2DM 16,3 persen dan tidak memilih 5,8 persen.

Perolehan suara telak ke Asyik juga terjadi di Pamayon, Paslon ini meraih suara responden 33,3 persen, disusul 2DM 21,6 persen, Hasanah 19,4 persen, Rindu 17,6 persen dan tidak memilih 8,1 persen.

"Pasangan Asyik dianggap representatif dari orang Priangan-Cirebon. Sudrajat sebagai orang Sumedang dan Syaiku dari Cirebon menjadi faktor utama pilihan responden," ujar Direktur Eksekutif IDM Bin Firman Tresnadi, Selasa (24/4/2018).

Daerah Sumedang, kata dia, dalam pandangan responden merupakan trah terakhir dari kerajaan Sunda, sehingga ketika responden ditanya siapa orang 'sunda asli' maka responden merujuk kepada Sudrajat.

"Syaiku yang berasal dari Cirebon juga turut mendongkrak pilihan responden karena dalam pandangan responden syiar Islam di Jawa Barat berasal dari Cirebon," tandasnya.

Ia mengatakan, latar belakang profesi juga menjadi rujukan responden. Sudrajat berasal dari Militer dan Syaiku yang berasal dari Birokrat. Menurutnya, keduanya dianggap sebagai pasangan yang ideal untuk memimpin Jawa Barat.

Dengan latar belakang tersebut responden menilai pasangan Asyik dianggap mampu untuk mewujudkan harapan masyarakat yaitu terbukanya lapangan kerja, kemudahan usaha serta pengendalian terhadap harga-harga kebutuhan pokok

Dalam penelitian survei ini, IDM melibatkan 2.178 responden yang tersebar di 18 kabupaten dan 9 kota di Jawa Barat.

Survei ini juga mengunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar -/+ 2.1 persen dengan tingkat kepercayaan survei 95 persen.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)