logo rilis
Survei Cawapres, Elektabilitas Anies Baswedan Paling Tinggi
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
16 April 2018, 15:52 WIB
Survei Cawapres, Elektabilitas Anies Baswedan Paling Tinggi
Anies Baswedan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2019.

Untuk cawapres, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meraih elektabilitas tertinggi dari kandidat lainnya, seperti mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Nama Anies Baswedan berada di atas  (6,2 persen), dan Gatot  (5,4 persen), Prabowo 4,9 persen," kata Direktur Riset Median Sudarto di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Selain tiga nama itu, lanjut Sudarto, juga ada nama-nama tokoh lainnya yang muncul dalam survei cawapres tersebut.

Di antaranya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang mendapatkan 4,7 persen, Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 3,8 persen, Wiranto serta Hary Tanoesoedibjo 3,7 persen.

"Kemudian Anies Matta 3 persen,  TGB Zainul Majdi 2,5 persen, Mahfud MD 2,5 persen, Susi Pudjiastuti dan Habib Rizieq Shihab 2,0 persen," ujarnya. 

Nama Khofifah Indar Parawansa, juga masuk dalam survei itu dengan raihan angka 1,7 persen dan Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini 1,3 persen. Juga ada Menteri Keuangan Sri Mulyani 1,3 persen, Surya Paloh 1,1 persen, Fahri Hamzah 1,0 persen, dan Puan Maharani dengan 1,0 persen. 

"Sedangkan Ahmad Heryawan dan Zulkifli Hasan mendapat 0,9 persen, Chairul Tanjung 0,7 persen, Yusril Ihza Mahendra dan Airlangga Hartarto 0,6 persen," urainya. 

Sudarto mengungkapkan, survei itu dilakukan pada 24 Maret sampai 6 April 2018 melalui metode semi terbuka dan menanyakan kepada responden.

Responden disodorkan 32 pilihan nama. Namun, survei juga meminta responden  menyebutkan tokoh pilihannya jika tak ada dalam daftar 32 nama yang disediakan tersebut.

Sampel dipilih secara randomMargin of error survei sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Editor: Taufiqurrohman


komentar (0)