logo rilis

Survei Cawapres, Cak Imin Ternyata 'Keok' dari Mahfud MD 
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
22 Mei 2018, 09:15 WIB
Survei Cawapres, Cak Imin Ternyata 'Keok' dari Mahfud MD 
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin), sudah jauh-jauh hari menyatakan diri maju sebagai calon wakil presiden di Pilpres 2019 mendatang. Bahkan, Cak Imin juga sudah melakukan sosialisasi dan mendeklarasikan diri sebagai calon orang nomor dua di Indonesia. 

Namun hasil survei dari Charta Politika, ternyata upaya yang dilakukan Cak Imin itu belum mampu mendongkrak elektabilitasnya sebagai cawapres. Cak Imin bahkan kalah secara elektabilitas dan berada di bawah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD. 

"Baik sebagai cawapres Pak Joko Widodo ataupun Pak Prabowo Subianto ternyata elektabilitas Cak Imin masih di bawah Mahfud MD," kata Direktur Eksekutif Charta Poltika, Yunarto Wijaya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (21/5/2018) malam. 

Masih dalam survei itu, Cak Imin bila dipasangkan sebagai cawapres Jokowi berada di angka 5,0 persen, dan Mahfud MD 5,9 persen elektabilitasnya. Sementara bila dipasangkan dengan Prabowo, Cak Imin elektabilitasnya sebesar 2,9 persen, sementara Mahfud MD berada di angka 4,8 persen. 

Meski begitu, ujar pria yang akrab disapa Toto itu, apa yang dilakukan Cak Imin selama ini tak sia-sia. Pasalnya, elektabilitas PKB terus mengalami kenaikan hingga berada di urutan ke empat sebagai parpol dengan elektabilitas tertinggi. 

"Meskipun elektabilitas dirinya sendiri masih di bawah Mahfud MD. Tapi dia sudah bisa mengangkat elektabilitas PKB dengan caranya menjual diri sebagai cawapres," ujarnya. 

Charta Poltitika sendiri melakukan pengumpulan data pada 13-19 April 2018 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuisioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 2000 responden yang tersebar di 34 provinsi. 

Survei itu menggunakan metode acak bertingkat dengan margin of error 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)