logo rilis
Surplus, Jatim Tak Terima Beras Impor
Kontributor
Budi Prasetyo
31 Januari 2018, 00:32 WIB
Surplus, Jatim Tak Terima Beras Impor
Ilustrasi beras. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Surabaya— Jawa Timur memastikan tak termasuk daerah yang menerima pasokan beras impor. Menurut Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, wilayahnya cuma jadi daerah transit untuk dikirim ke wilayah lain.

"Hanya transit saja sifatnya. Lewat Jawa Timur dan nanti dikirim ke wilayah lain," ujarnya di Kantor DPD Demokrat Jawa Timur, Surabaya, Jatim, Selasa (30/1/2018).

Pakde Karwo menerangkan, Jatim tak menerima beras impor, karena pasokannya melebihi kebutuhan. Kalau pun defisit, terjadi pada akhir 2017 hingga awal 2018.

"Kurang beras itu pada November, Desember, dan Januari. Kalau Februari, sudah cukup karena memang ada stok dan panen," jelas Ketua DPD Demokrat Jatim ini.

Agar beras impor tak bocor di wilayahnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim telah melakukan berbagai antisipasi. Membentuk Tim Khusus, misalnya.

"Kalau bocor itu, kan, karena stok yang ada lebih dari permintaan. Dan saya kira, impor beras sudah kita tolak. Ada perdanya pada tahun 2013," tuntas Pakde Karwo.

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID