logo rilis
Surati Warga Ajak Doakan Dua Periode, Gerindra: Pendukung Jokowi Panik
Kontributor
Zul Sikumbang
09 Mei 2018, 15:40 WIB
Surati Warga Ajak Doakan Dua Periode, Gerindra: Pendukung Jokowi Panik
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Politisi Partai Gerindra Moh Nizar Zahro menilai aksi Relawan Gojo yang menyurati warga dan mengajak agar mendoakan Joko Widodo dua peridoe merupakan bentuk kepanikan dari pendukung Jokowi.

"Ini bentuk kepanikan yang luar biasa dari partai koalisi pendukung Jokowi. Kalau dia (partai pendukung) yakin dengan kinerja pemerintah Jokowi, kenapa harus kirim surat dan minta doa dan dukungan kepada masyarakat," ucap Nizar Zahro di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Apalagi, katanya, masyarakat juga bisa menilai kinerja pemerintah, di mana nilai tukar rupiah terhadap dolar terus merosot dan maraknya tenaga kerja asing.

"Saya pikir doa dan dukungan masyarakat akan ditentukan tanggal 17 April 2019. Apakah masyarakat Indonesia akan menghukum pemerintahan sekarang atau sebaliknya, kita tunggu saja," papar Nizar.

Ia pun menyayangkan beredarnya surat minta doa dan dukungan dari warga untuk Jokowi tersebut. Ia meminta Bawaslu untuk segera mengambil langkah-langkah tegas.

"Dengan adanya surat dari Relawan Gojo, apalagi ada gambar Jokowi dan Ketum Golkar Airlangga, kalau memang melanggar UU 7/2017 tentang Pemilu, itu termasuk tidak diperbolehkan oleh Bawaslu, maka kita harapkan Bawaslu untuk segera bergerak," kata Nizar.

Selain itu, ia menyesalkan adanya dugaan keterlibatan birokrasi, BUMN yang membantu menyosialisasikan Jokowi walaupun bungkusnya minta doa kepada masyarakat.

“Itu juga berpengaruh untuk menarik massa. Padahal kita tahu, sampai hari ini belum ada pasangan capres dan cawapres yang resmi dari KPU. Mari kita bertanding secara fair dan adil menunggu sampai ketentuan KPU siapa pasangan capres cawapres resmi dari KPU," kata Ketua Umum PP Satria Gerindra itu.

Editor: Eroby JF


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)