Home » Bisnis

Suplai Stabil, Harga Beras di Jakarta Naik 10 Persen

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

Kuli panggul sedang memanggul beras di salah satu kios di Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Persatuan Pedagang Beras dan Penggilingan Padi (Perpadi) DKI Jakarta, Nellys Soekidi, membenarkan adanya kenaikan harga beras dalam beberapa hari terakhir.

​"Ada kenaikan Rp200-Rp300 perak per kilo, bahkan ada yang sampai Rp1.000 per kilo," ujarnya saat dikonfirmasi rilis.id melalui sambungan telepon dari Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Katanya, hal tersebut dipicu keputusan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) yang menaikkan harga pembelian gabah petani sebesar 10 persen.

"Sehingga, berdampak pada harga gabah. Jadi, harga 'dibawa' dari dari daerah, mas," sambung Nellys.

Kini, harga beras yang normalnya dibeli penggilingan dari petani Rp7.300/kilogram merangkak naik menjadi Rp8.070/kilogram. Adapun harga beras yang dijual di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) kini kisaran Rp8.500-Rp8.600/kilogram dari Rp7.600/kilogram.

Meski demikian, pedagang di PIBC Jakarta ini memastikan, suplai beras ke ibu kota tetap normal. Arus transaksi jual-beli pun tetap seperti hari biasanya.

Keluhan dari konsumen, lanjutnya, juga belum ada. "Belum ada komplain sementara ini," ungkapnya.

Namun, Nellys berharap, Bulog tidak menaikkan harga pembelian gabah, sehingga harga beras yang dijual tetap seperti sediakala.

"Harusnya gini, Bulog tidak perlu melakukan pembelian 10 persen, jadi pasokan normal, harga stabil, jadi tidak merangsang harga naik," tandasnya.

Penulis Fatah H Sidik

Tags:

BerasPerpadi DKIPasar CipinangBulog