Home » Peristiwa » Daerah

Sungai Kapuas Meluap, Jalanan di Pontianak Tergenang

print this page Minggu, 14/1/2018 | 15:23

Salah satu ruas jalan di Kota Pontianak yang tergenang air akibat meluapnya Sungai Kapuas dan hujan yang turun 3 hari terakhir. FOTO: twitter/@infopontianak

RILIS.ID, Pontianak— Sejumlah jalanan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat tergenang air. Hal ini disebabkan meluapnya air Sungai Kapuas dan hujan yang turun selama 3 hari terakhir.

Misalnya di Jalan Gajah Mada, Pontianak, ada beberapa titik yang terendam air dengan ketinggian bervariasi, yakni sekitar 10 hingga 20 centimeter. Selain Jalan Gajah Mada, rumah dinas Gubernur Kalbar juga terendam air.

BMKG Maritim Pontianak menyatakan, kenaikan air pasang Sungai Kapuas akan mencapai tinggi maksimum sekitar 2,5 meter selama tiga hari, 17-20 Januari 2018 mendatang.

Prakirawan BMKG Maritim Pontianak, Riza Juniarti mengatakan, kenaikan air pasang di Sungai Kapuas tersebut memang sudah periodenya.

"Ini karena memang periodenya untuk pasang akibat bulan baru, hal ini menyebabkan naiknya tinggi air di muka Sungai Kapuas," ungkapnya di Pontianak, Minggu (14/1/2018).

Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, sebelumnya mengatakan, wilayah Kota Pontianak dari hasil data foto udara dan pengukuran permukaan tanah, rata-rata 65 persennya di bawah air pasang tertinggi.

"Pasang tertinggi awal tahun kemarin sampai 1,6 meter, sehingga sekitar 65 persen wilayah Pontianak tergenang air," katanya.

Edi menambahkan, secara topografi Pontianak berada diantara minus 60 sampai plus 80 centimeter dari muka air pasang tertinggi. Jika air pasang, kawasan Pontianak yang paling tinggi dari muka air itu sekitar 80 centimeter, sementara yang paling bawah minus 60 centimeter.

"Masih banyak wilayah yang rendah, tapi secara umum, kasat mata, terutama jalan-jalan di Kota Pontianak masih di atas angka itu," ujarnya.

Edi mengimbau, kepada masyarakat di Kota Pontianak agar dalam membangun rumah baru supaya memperhitungkan ketinggian, agar lantai dasar rumahnya tidak berada di bawah ketinggian air pasang tertinggi tersebut.

Penulis Kurniati
Sumber ANTARA

Tags:

banjirsungai kapuaspontianaktergenangBMKG Maritim