logo rilis
Sunat Massal Ramaikan Festival Bakar Tongkar Riau Capai Target
Kontributor
Ning Triasih
23 Juni 2018, 22:01 WIB
Sunat Massal Ramaikan Festival Bakar Tongkar Riau Capai Target
Festival Bakar Tongkang di Riau. FOTO: Instagram/@ardika.sk

RILIS.ID, Riau— Sunatan massal bakti sosial sebagai rangkaian dalam Festival Bakar Tongkang 2018 di Riau mencapai target. Sebanyak 500 anak keluarga kurang mampu di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, mengikuti sunat massal yang dilaksanakan pada 23-24 Juni 2018.

Ketua Panitia Peyelenggara, Siswaja Muljadi, di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), mengatakan, bakti sosial sunat massal memang menargetkan 500 anak. Selain itu, ada pula pemeriksaan kesehatan gigi dan THT gratis 500 pasien.

"Target kami memang 500 anak disunat massal dan 500 pengobatan gratis, tapi semua kembali kepada masyarakat. Artinya, kalau masyarakatnya memang bisa mencerna informasi dengan baik silakan datang. Lebih dari itu pun kami akan layani sepanjang waktunya masih ada," kata Siswaja di Rohil, Sabtu (23/6/2018) seperti dilansir dari ANTARA.

Siswaja atau Aseng menjelaskan, bakti sosial ini diselenggarakan Lions Club Baganbatu Bintang Mulia, Lions Club Medan Fortune, dan Pusat Pelayanan Masyarakat Lion Indonesia (PPMLI), bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Rohil, Pemda Rohil, RSUD Dr Pratomo Bagansiapiapi dan Puskesmas Rohil.

Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Rumah Sakit Prima Pekanbaru dan mendatangkan 64 personel, mulai dari dokter, perawat, medis dan apoteker.

"Ada tiga dokter spesialis, satu di antaranya memang tidak bisa hadir karena sakit, kemudian empat dokter umum. Kita juga dibantu oleh empat orang dokter dari RSUD DR Pratomo Bagansiapiapi. Jadi, seluruh tim ini betul-betul memang sangat serius dan antusias melayani masyarakat kita," ujarnya.

Aseng mengaku, sebelum bakti sosial dimulai, pihaknya telah lebih dulu menginformasikan kepada seluruh masyarakat Rohil. Ia menerangkan, siapa pun boleh datang dan mendapatkan layanan gratis tersebut.

Ia pun menilai, akan sangat sia-sia bila momen tersebut tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Karena menurutnya, kegiata ini cukup mengeluarkan biaya besar.


komentar (0)