logo rilis

Sukses di 2017, ESDM Targetkan Sumur Bor Naik Dua Kali Lipat 2018
Kontributor

05 April 2018, 18:25 WIB
Sukses di 2017, ESDM Targetkan Sumur Bor Naik Dua Kali Lipat 2018
FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Tasikmalaya— Sukses bangun sumur bor air tanah di 2017, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerja sama dengan Badan Geologi targetkan pembanguan 2018 naik dua kali lipat. 

Secara keseluruhan, Badan Geologi dan Kementerian ESDM, tahun lalu menargetkan untuk membangun 250 unit sumur bor, yang tersebar di seluruh Indonesia. Hingga akhir tahun, akselerasi target mencapai 237 unit atau sekitar 94,8 persen.

Program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam yang sudah dimulai sejak awal 2000-an ini, terhitung dari 2005-2017 telah berhasil dibangun sebanyak 1.782 unit sumur bor. Itu dibangun untuk melayani sekitar lima juta jiwa masyarakat daerah yang kesulitan air bersih dari Sabang sampai Merauke. 

"Untuk wilayah Jawa Barat sendiri, dalam kurun waktu tersebut berhasil dibangun 183 unit sumur bor," ungkap Menteri ESDM Ignasius Jonan saat meresmikan Sumur Bor Air Tanah di Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (5/4/2018).

Untuk 2018, Badan Geologi, Kementerian ESDM berencana untuk kembali membangun sumur bor air tanah dalam sebanyak 500 unit, atau meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. 

Seiring dengan keberhasilan program dalam mengentaskan permasalahan air berih di daerah sulit air, Kementerian ESDM yang didukung oleh DPR RI Komisi VII sebagai mitra kerja, juga berupaya terus menambah anggaran program ini agar dapat menjangkau masyarakat di daerah sulit air yang lebih banyak.

"Di mana, jumlah daerah sulit air bersih di Indonesia, baik karena langkanya sumber air bersih atau karena kualitasnya yang kurang baik, masih cukup banyak. Ini ditandai masih banyaknya permintaan bantuan sumur bor air tanah dalam, dari berbagai wilayah di Tanah Air," jelasnya dalam pernyataan resmi. 

Hal ini sesuai dengan program NAWACITA pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), yaitu penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk program pembangunan yang langsung menyentuh masyarakat.


 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)