logo rilis
Sukabumi Masih Berstatus Tanggap Darurat Gempa
Kontributor

31 Januari 2018, 11:03 WIB
Sukabumi Masih Berstatus Tanggap Darurat Gempa
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. FOTO: Twitter.com/@Barantan_RI

RILIS.ID, Sukabumi— Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi hingga 5 Februari 2018 untuk mempercepat penanggulangan bencana.

"Penetapan ini untuk mempercepat penanggulangan bencana dan penyaluran bantuan," kata Bupati Sukabumi, Marwan Hamami di Sukabumi, Rabu (31/1/2018).

Menurutnya, semua stakeholder dan perangkat daerah harus turun tangan dalam menanggulangi pascabencana gempa bumi yang berpusat di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,1 Skala Richter pada Selasa, (23/1) lalu.

Sebab, pascagempa ada ribuan unit rumah yang rusak belum lagi ditambah fasilitas umum dan pemerintahan yang tersebar di 45 kecamatan.

Selain itu, selama masa status tanggap darurat ini bantuan dari pemerintah harus segera disalurkan khususnya untuk korban bencana. Serta perangkat daerah terkait agar bergotong-royong dalam penanganan kerusakan.

Apalagi cukup banyak juga warga yang rumahnya rusak berat mengungsi sehingga kesehatannya juga perlu diperhatikan. Jangan sampai penderitaan korban bertambah selama di tenda pengungsian.

"Bantuan yang disalurkan pun jangan sampai tumpang tindih dan tidak tepat sasaran. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi harus fokus terhadap data karena akan mempengaruhi bantuan yang diberikan untuk korban," tambahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani menambahkan, total kerusakan sementara terdapat 1.314 rumah rusak berat, 4.569 rusak sedang dan 831 rusak ringan.

"Taksiran kerugian sekitar Rp7.490.863.000 dari 33 Kecamatan yang sudah melaporkan untuk diverifikasi hari ini," katanya.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID