logo rilis
Nuansa Pilkada DKI di 2018 Harus Diwaspadai
Kontributor
Tio Pirnando
23 Maret 2018, 21:39 WIB
Nuansa Pilkada DKI di 2018 Harus Diwaspadai
Pilkada 2018. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Suhu politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 diprediksi akan tinggi, khususnya yang diikuti dua pasangan calon. Misalnya, Jawa Timur serta Jawa Tengah, misalnya.

Pertarungan akan kian sengit, kata Tenaga Ahli Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Samino, bila ada kontestan membawa nuansa kampanye Pilkada DKI 2017. "Ini yang perlu kita waspadai," ujarnya di Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Pramono menambahkan, Pilkada 2018 digelar di 31 provinsi. Anggaran yang digelontorkan sekitar Rp11,4 triliun. "Makanya, sangat mubazir kalau uang rakyat dari pajak untuk pilkada, tapi prosesnya penuh konflik dan pertumpahan darah," jelasnya.

Dia meyakini, prediksi Indonesia bubar pada 2030 seperti yang disampaikan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto akan terjadi. Prakondisinya, tak mampu meredam gejolak politik, khususnya Pilkada 2018 dan Pemilihan Umum 2019.

"Kalau bangsa ini tidak mampu me-manage (mengelola) berbagai macam potensi konflik yang muncul di tahun 2018 dan 2019, bisa jadi Indonesia akan bubar," tuntas Pramono.

Editor: Fatah H Sidik


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)