logo rilis
Suara PDIP Pecah di Pilkada Solo, Ini Tanggapan Puan soal Gibran
Kontributor
Nailin In Saroh
16 Desember 2019, 21:00 WIB
Suara PDIP Pecah di Pilkada Solo, Ini Tanggapan Puan soal Gibran
Ilustrasi Puan Maharani

RILIS.ID, Jakarta— Hasil lembaga survei Median, menyatakan elektabilitas antara Achmad Purnomo dengan Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo hanya selisih 7 persen. Hasil ini diprediksi akan membelah suara PDIP.

Menanggapi ini, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan bahwa prediksi mengenai terbelahnya suara partai di Pilkada Solo nanti akan menjadi salah satu pertimbangan partai dalam mengeluarkan rekomendasi.

"Semuanya tentu saja akan menjadi pertimbangan. Toh pilkadanya juga masih 2020 bulan September,” ujar Puan di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Sementara terkait anggapan pencalonan Gibran sebagai upaya Presiden Jokowi membangun dinasti politiknya, Puan menilai setiap warga negara Indonesia berhak untuk maju dalam setiap kontestasi politik. Termasuk Pilkada.

“Ya itu hak warga negara untuk bisa maju. Jadi, jangan karena dianggap anak A, anak B, atau anaknya siapa, kemudian nggak boleh ikut mempunyai hak politik untuk ikut satu konstestasi,” kata Puan. 

Diketahui, Direktur Utama Median Rico Marbun mengatakan ada delapan belas nama yang muncul dalam survei. Namun hanya dua nama yang popularitasnya di atas rata-rata, yaitu Gibran dam Purnomo.

"Hanya ada dua nama popularitas di atas yang lain. Achmad Purnomo 94,5 persen dan kedua Gibran 82,3 persen, sisanya semua di bawah 50 persen," kata Rico dalam jumpa pers di Cikini, Jakarta, Senin (16/12).

Kemudian dalam segi elektabilitas atau keterpilihan, Gibran juga masih kalah dari Purnomo. Achmad Purnomo yang masih mengantongi dukungan dari DPC PDIP Solo meraih 45 persen elektabilitas. Sementara putra Jokowi hanya mendapat 24,5 persen. 

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID