logo rilis
Spanduk Provokatif Diskreditkan Prabowo, Gerindra Tempuh Jalur Hukum
Kontributor
Kurniati
12 April 2018, 12:10 WIB
Spanduk Provokatif Diskreditkan Prabowo, Gerindra Tempuh Jalur Hukum
Ilustrasi PPP. RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Palu— Partai Gerindra Sulawesi Tengah, akan menempuh jalur hukum dengan membuat laporan ke Polda Sulteng dan Bawaslu Sulteng soal beredarnya spanduk-spanduk provokatif di Kota Palu, yang mendiskreditkan Prabowo Subiyanto dan Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

"Spanduk-spanduk itu jelas-jelas tujuannya untuk mengadu domba. Jelas sekali maksudnya agar membuat masyarakat, khususnya pendukung pak Gatot Nurmantyo menjadi benci dan marah kepada kami (Partai Gerindra)," kesal Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng, Longki Djanggola, di sela ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Palu, Kamis (12/4/2018).

Longki dengan tegas memberikan tanggapan terhadap beredarnya belasan spanduk yang berisikan 'Prabowo Presidenku. Prabowo Yes, Gatot No." 
Spanduk itu dipasang di berbagai tempat di Kota Palu sejak Selasa (10/4/2018), namun sudah dibersihkan oleh tim Partai Gerindra.

"Kami sudah mengumpulkan spanduk-spanduk itu sebagai alat bukti dan akan kami laporkan ke Bawaslu dan ke Polda, bahwa itu perbuatan yang sengaja dibuat oleh mereka-mereka dari partai seberang, silahkan tebak partai mana," kata Longki yang juga Gubernur Sulawesi Tengah itu.

Ia mengatakan, upaya hukum harus dilakukan Gerindra untuk menindak tegas para pelaku yang sengaja menyebar dan memasang spanduk dengan isi provokatif tersebut.

"Saya nyatakan Gerindra tidak pernah mencetak, membuat dan memasang spanduk-spanduk yang berbunyi Prabowo Yes, dan Gatot No. Itu spaduk betul-betul memang jelas sekali untuk mengadu domba dan membuat kegaduhan masyarakat, khususnya di kalangan pendukung Prabowo dan Gatot Nurmantyo," tegasnya.

Ia juga menyoroti adanya spanduk yang menulis bahwa Prabowo Subiyanto didukung oleh semua partai. 

"Itu kan bohong, karena sampai saat ini, koalisi pendukung Prabowo kan belum pasti karena baru Gerindra yang betul-betul eksis dukung Prabowo. Jadi artinya apa, spanduk-spanduk itu jelas-jelas sengaja memprovokasi masyarakat, khususnya pendukung pak Gatot Nurmantyo agar membenci kami (Gerindra)," ujarnya.
 

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)