logo rilis
Sosialisasi Empat Pilar di Indramayu, Gus Jazil: Jangan Sebarkan Kebencian saat Pilkada
Kontributor
Nailin In Saroh
16 September 2020, 17:30 WIB
Sosialisasi Empat Pilar di Indramayu, Gus Jazil: Jangan Sebarkan Kebencian saat Pilkada
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. FOTO: Biro Pemberitaan MPR RI

RILIS.ID, Jakarta— Ratusan orang berkumpul di Sasana Bhinneka Tunggal Ika, Desa Mundak Jaya, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (15/9/2020). Mereka datang dari berbagai penjuru Indramayu ke gedung serba guna Mundak Jaya untuk mengikuti Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih dikenal dengan Empat Pilar MPR.

Hadir dalam sosialisasi itu Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, anggota MPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dedi Wahidi, serta beberapa anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan Indramayu. “Saya bersyukur bisa melakukan sosialisasi di Indramayu. Sebagai warga negara Indonesia yang percaya kepada Tuhan yang Maha Esa, mari kita selalu bersyukur atas nikmat hidup,” ujar Jazilul.

Dikatakan politisi PKB itu, Indramayu merupakan daerah yang subur dan kaya raya. Sawah terbentang luas dengan produk padi yang melimpah. Tak hanya itu, di utara Indramayu, ada lautan luas yang kaya dengan ikan. “Apa yang ada perlu dimaksimalkan agar masyarakat bisa hidup sejahtera. Bukan malah sebaliknya kita impor beras,” tambahnya.

Disampaikan kepada masyarakat bahwa kedatangan dirinya ke kabupaten yang berada di lintasan Pantai Utara Jawa (Pantura) itu untuk melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR. “Di tas yang dibagikan, di sana sudah komplit buku mengenai Empat Pilar,” tuturnya. 

Ia berharap agar buku-buku yang ada dibaca sampai tuntas. “Dibaca-baca tidak akan habis-habis,” ucapnya sambil tersenyum.

Lebih lanjut dipaparkan Gus Jazil, sebagai Wakil Ketua MPR dirinya mensosialisasikan Empat Pilar, “bila di kalangan NU disebut Sosialisasi PBNU, yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD NRI Tahun 1945,” paparnya. 

Nilai-nilai itu menurut alumni PMII wajib dikuatkan, dijaga, dan dilaksanakan dalam keseharian. “Komitmen kita menjaga  Empat Pilar,” tegasnya. Masyarakat Indramayu beragam, meski demikian menurut Jazilul Fawaid harus tetap NKRI.

Disampaikan oleh pria yang akrab dipanggil Gus Jazil, pada 9 Desember 2020, di beberapa kabupaten, kota, dan provinsi digelar Pilkada. Pilkada menurutnya merupakan perwujudan dari Sila IV Pancasila. 

“Pilkada bentuk perwujudan kedaulatan rakyat,” ucapnya. Dengan adanya hajatan politik lima tahunan itu maka kedaulatan rakyat terjaga. Dalam Pilkada dirinya berharap keadaan menjadi lebih baik, tuturnya.

Ditegaskan, bila melaksanakan kedaulatan rakyat lewat Pemilu, Pilkada, hal demikian tak boleh dilandasi dendam dan kebencian. “Menyebar kebencian bukan watak bangsa Indonesia,” tegasnya. 

Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu mengajak kepada semua dalam Pilkada untuk menyebarkan rasa kasih sayang. “Kita harus menciptakan suasana suka cita dan kegembiraan,” ucap pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu.

 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID